Diangkut Pesawat Boeing TNI AU, Prosesi Kirab Bendera Duplikat, Sejauh 1.320 Km

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, IKN - Kirab duplikat bendera Pusaka dan teks proklamasi sukses digelar dari Monumen Nasional menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) setelah diambil dari Monas Jakarta.

Selain itu, kirab ini juga menempuh perjalanan sekitar 1.320 kilometer dari Monas menuju Istana Negara

Duplikat bendera pusaka dan teks proklamasi disambut Purna Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (purna Paskibraka) untuk dikirab ke Istana Negara IKN.

Tepat di depan Istana Negara IKN, Purna Paskibraka Duta Pancasila yang bertugas membawa bendera Merah Putih yakni Naila Aulita Alqubra Sinapoy dan pembawa teks proklamasi, Lilly Wenda, turun dari mobil "Maung". Keduanya kemudian berjalan melewati jajar kehormatan Paspampres dan Purna Paskibraka Nasional tahun 2023.

Selanjutnya, duplikat bendera Merah Putih dan teks proklamasi akan disimpan di ruang tersebut. Nantinya, bendera tersebut akan diserahkan oleh Presiden Joko Widodo kepada Paskibraka untuk dikibarkan di Istana Negara IKN pada 17 Agustus 2024 mendatang pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia

 

Kirab Sejarah Baru

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana mengatakan keberhasilan ini menandakan sejarah baru.

"Hari ini, Sabtu, 10 Agustus 2024, di bulan kemerdekaan yang mulia ini, kita telah menorehkan sejarah bahwa kita sukses dan berhasil melakukan Kirab Duplikat Bendera Sang Merah Putih dan Teks Proklamasi dari Monumen Nasional di Jakarta menuju Istana Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan selamat," kata Yusuf melalui keterangan tertulis, Sabtu (10/8/2024).

Yusuf menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi menyukseskan prosesi kirab hingga selamat sampai IKN. Ia berharap, ke depannya, seluruh rangkaian kegiatan peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia berjalan lancar dan khidmat.

"Ini adalah keberhasilan kita semua dan tentu ini juga adalah atas doa yang dipanjatkan oleh seluruh anak bangsa yang ingin rangkaian kegiatan hari kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia berjalan dengan lancar dan khidmat," ucapnya.

"Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat dan berbagai institusi yang telah bekerja keras siang dan malam, gotong-royong dan bahu-membahu untuk mempersiapkan dan menyukseskan kirab ini. Terima kasih teman-teman, sampai jumpa di Nusantara," sambungnya.

Seperti diketahui, kirab Merah Putih dan teks proklamasi merupakan rangkaian peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-79 kemerdekaan Republik Indonesia. Kirab bendera Merah Putih dan teks proklamasi dikirimkan langsung dari Monas ke IKN.

 

Diangkut Boeing TNI AU

Prosesi ini merupakan pertama kali dalam sejarah. Sebab, untuk pertama kalinya bendera Merah Putih dan teks proklamasi diboyong keluar dari DKI Jakarta dan dikirab ke IKN.

Prosesi kirab ini tidak hanya menjadi simbol penghormatan terhadap sejarah dan perjuangan bangsa, tetapi juga menggambarkan tekad untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Selain itu, sebagaimana disampaikan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, kirab ini juga merupakan simbol kebersamaan dan sinergi antara DKI Jakarta dan Ibu Kota Nusantara.

Dilihat dari YouTube Sekretariat Presiden, pesawat Boeing TNI AU yang membawa bendera Pusaka dan teks proklamasi tiba di Balikpapan, Sabtu (10/8/2024) sekitar pukul 12.55 Wita. Ketibaan pesawat disambut tim paskibra dengan sikap sempurna, pemuda-pemudi dengan pakaian adat, serta bentangan karpet merah.

 

Berjalan di atas Karpet Merah

Bendera Merah Putih dibawa oleh Purna Paskibraka 2023, Kachina Ozora dari Provinsi Kalimantan Tengah. Sementara itu, teks proklamasi dibawa oleh Keyla Azzahra Purnama dari Provinsi Sumatera Selatan.

Dengan saksama, keduanya menuruni tangga pesawat dan berjalan di atas karpet merah yang telah tersedia. Mereka kemudian menaiki kendaraan taktis (rantis) untuk menuju ke Istana Negara di IKN.

Bendera kemudian diserahkan kepada Purna Paskibraka 2023 Naila Aulita Alqubra Sinapoy dari Provinsi Banten. Sedangkan teks proklamasi diserahkan kepada Lilly Wenda dari Provinsi Papua Pegunungan. n erc/jk/cr3/ikn/rmc

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…