Petani di Jombang Sumringah, Harga Tomat Naik di Tengah Cuaca Ekstrem

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Petani tomat di Jombang, Jawa Timur saat sedang panen raya meski di tengah peralihan musim penghujan. SP/ JBG
Ilustrasi. Petani tomat di Jombang, Jawa Timur saat sedang panen raya meski di tengah peralihan musim penghujan. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Memasuki musim ekstrem peralihan ke musim penghujan, tidak membuat para petani lesu. Seperti petani tomat di di Dusun Tronyok, Desa Glagahan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur yang masih tetap sumringah (senang).

Pasalnya, meski di tengah musim ekstrem, harga tomat di Jombang melonjak naik signifikan mencapai Rp 9.500 per kilogram, sehingga memberikan harapan baru bagi para pahlawan pangan tersebut.

"Alhamdulillah, meski cuaca ekstrem, harga tomat naik. Perawatannya tiga hari sekali dilakukan penyemprotan supaya buah tomat tidak pecah dan hasil panennya tetap bagus," ujar Sumarsono, salah satu petani tomat di dusun setempat, Selasa (12/11/2024).

Padahal, diketahui jika harga tomat sebelumnya hanya berkisar Rp 3.000 per kilogram. "Dulu harga Rp 3.000 itu sudah untung. Sekarang harga Rp 9.500, untung banget. Tapi, ada kendala yakni cuaca ekstrem yang menyebabkan buah tomat pecah-pecah, sehingga kualitasnya sedikit berkurang," ungkapnya.

Sumarsono menjelaskan, di lahan seluas 80 meter persegi, ia dapat memanen hingga enam kwintal tomat per sekali panen. Untuk menjaga kualitas tomat, dia dan petani lainnya rutin menyemprot dan melakukan perawatan intensif.

"Sementara ini, cuaca yang tidak menentu menjadi tantangan tersendiri, tapi kami terus berusaha menjaga kualitas dengan perawatan yang optimal," tutupnya. 

Sementara itu, tak hanya tomat, namun komoditas bawang merah juga mengalami kenaikan yang signifikan yang naik dari harga semula Rp 25 ribu menjadi Rp 33 ribu per kilogram.

Kenaikan harga ini diperkirakan disebabkan oleh faktor cuaca yang memengaruhi pasokan dari petani.

Namun, tidak semua komoditas mengalami kenaikan. Beberapa jenis cabai mengalami penurunan harga. Cabai rawit, misalnya, turun dari Rp 40 ribu menjadi Rp 35 ribu per kilogram, sementara cabai besar kini dijual dengan harga Rp 17 ribu per kilogram, lebih murah dari sebelumnya. Selain itu, harga bawang putih juga mengalami sedikit kenaikan, dari Rp 34 ribu menjadi Rp 36 ribu per kilogram. jb-01/dsy

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…