Gunakan Anggaran 2024, Bangunan Pendopo Rp 199 Juta Wisata Desa Sumberingin Jombang Mangkrak

author Syaiful Arif Koresponden Jombang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bangunan pendopo yang nilainya capai ratusan juta yang dibiarkan mangkrak (kiri) dan site plan rencana pembangunan pendopo dan wisata desa Sumberringin Kabuh, Jombang (kanan). SP/SAR
Bangunan pendopo yang nilainya capai ratusan juta yang dibiarkan mangkrak (kiri) dan site plan rencana pembangunan pendopo dan wisata desa Sumberringin Kabuh, Jombang (kanan). SP/SAR

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Bangunan pendopo di area wisata Desa Sumberingin, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang menelan anggaran Rp199 juta dari dana desa (DD) 2024 hingga saat ini belum selesai dan terkesan dibiarkan terlantar.

Praktis kondisi ini membuat perbincangan di kalangan masyarakat Desa Sumberringin, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang. 

Pantauan di lokasi pada Kamis, 6 Maret 2025, bangunan pendopo untuk wisata desa di Dusun Pelengyang, Desa Sumberringin, Kabuh belum berlantai keramik, dan kondisinya tak terawat.

Menurut salah seorang warga setempat AR, pembangunan pendopo Rp199 juta dari DD tahun 2024 itu mulai dikerjakan pada 2024 dan hingga saat ini belum selesai. 

"Sudah banyak anggaran yang dibuat tapi bangunannya belum jadi. Sekarang malah dibiarkan tak terawat," ujarnya.

Meski bangunan belum jadi, AR menyebut bahwa beberapa hari yang lalu, pihak pemerintah Desa Sumberingin, telah mendatangkan material untuk melanjutkan pembangunan.

"Beberapa hari yang lalu, kalau gak salah itu didatangkan material pasir itu, sama keramik yang ditaruh di sana. Ya denger- denger mau dilanjutkan, karena anggarannya ditambahi lagi sekitar 60 juta lebih untuk pemasangan keramik," tuturnya.

Lamanya proses jeda pembangunan dan kondisi bangunan yang seadanya itu, dianggap warga ada dugaan markup anggaran, yang dilakukan oleh oknum Desa.

"Ya kayaknya ada yang nyolong, kan gak masuk akal, pendopo kayak gitu sampai Rp199 juta lebih biayanya. Belum lagi sekarang masang keramik kok anggarannya sampai diatas Rp50 juta lebih," kata AR, sembari mewanti-wanti namanya untuk tidak dipublikasikan.

Dikonfirmasi terpisah terkait pelaksanaan bangunan pendopo Desa wisata itu, Kepala Desa Sumberingin Imam Rifa’i, belum bisa memberikan keterangan. Saat dihubungi melalui sambungan telepon yang terdengar hanya nada sambungnya.

Terpisah, Camat Kabuh, Anjik Eko Saputro membenarkan bila pendopo wisata Desa Sumberingin menelan anggaran 199 juta rupiah. 

"Ya kemarin kita sudah cek ke lokasi, kalau anggaran 190 juta lebih itu untuk membangun pendopo, untuk wisata Desa, ya hanya seperti itu memang bangunannya," ujarnya.

Ia pun menjelaskan bahwa laporan oleh pihak Desa terkait pekerjaan tersebut, juga sudah selesai tahun kemarin, meski pekerjaan tersebut belum diperiksa oleh inspektorat Kabupaten Jombang.

"Ya laporannya sudah selesai. Anggaran 199 juta itu ya kalau gak salah hanya untuk pendopo saja, itu berdasarkan data yang kita cek saja," tuturnya. sar

Berita Terbaru

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kabar duka menyelimuti DPRD Jawa Timur. Anggota Komisi A DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar, Sumardi, meninggal dunia pada Kamis …

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

SURABAYA PAGI, Rembang — Sebuah permintaan sederhana dari pelanggan ternyata mampu mengubah perjalanan hidup Sri Pontianik (48). Perempuan yang sebelumnya b…

Kota Kediri Raih ATM Award 2026, Mbak Wali Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini

Kota Kediri Raih ATM Award 2026, Mbak Wali Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini

Jumat, 06 Nov 2026 10:52 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Upaya Pemerintah Kota Kediri dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular kembali mendapat pengakuan. Kali ini, Kota Kediri…

Lewat Program Imigrasi Masuk Desa, Imigrasi Blitar Sosialisasikan Bahaya TPPO dan TPPM pada Masyarakat

Lewat Program Imigrasi Masuk Desa, Imigrasi Blitar Sosialisasikan Bahaya TPPO dan TPPM pada Masyarakat

Jumat, 06 Nov 2026 10:49 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Blitar berkomitmen untuk memperkuat edukasi keimigrasian kepada masyarakat kali ini bertempat di wilayah Kec.Pomggok…

DLHK Sidoarjo Gelar Rapat Bersama Pelaku Industri untuk Wujudkan Industri yang Berwawasan Lingkungan

DLHK Sidoarjo Gelar Rapat Bersama Pelaku Industri untuk Wujudkan Industri yang Berwawasan Lingkungan

Jumat, 06 Nov 2026 10:46 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:46 WIB

SURABAYAPAGI com, Sidoarjo – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Lingkungan Hidup b…

Banjir Lahar Semeru Perlu Percepatan Relokasi Warga

Banjir Lahar Semeru Perlu Percepatan Relokasi Warga

Jumat, 06 Nov 2026 10:43 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Anggota DPRD Jawa Timur, Lailatul Qodriyah, menyoroti kembali terjadinya banjir lahar dingin Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. I…