KAI Daop 7 Madiun Catat Kenaikan Penumpang 3 Persen per Februari 2025

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Stasiun Daop 7 Madiun dipenuhi penumpang jelang bulan Ramadhan. SP/ MDN
Ilustrasi. Stasiun Daop 7 Madiun dipenuhi penumpang jelang bulan Ramadhan. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Selama bulan Februari 2025, PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun mencatat adanya kenaikan jumlah penumpang yang menggunakan jasa angkutan layanan kereta api meningkat hingga 3 persen.

"Peningkatan jumlah penumpang ini merupakan hasil dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan kenyamanan bagi para pengguna jasa kereta api," ungkap Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Rokhmad Makin Zainul, Minggu (09/03/2025).

Diketahui, selama periode Februari 2025, PT KAI Daop 7 Madiun telah melayani sebanyak 439.744 pelanggan berangkat dari wilayah Daop 7 Madiun. Jumlah tersebut mengalami peningkatan volume angkutan penumpang sebanyak 13.116 pelanggan atau meningkat 3 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2024 yang hanya memberangkatkan sebanyak 426.628 pelanggan.

Sementara itu, untuk penumpang tiba atau turun di stasiun wilayah Daop 7 Madiun juga menunjukkan trend yang positif. Pada Februari 2025, sebanyak 428.348 pelanggan tiba di wilayah Daop 7 Madiun.

"Jika dibandingkan dengan kedatangan atau penumpang turun pada periode Februari 2024 yang tercatat sebanyak 413.146, maka ada kenaikan sebanyak 15.202 orang atau naik 4 persen," kata Zainul.

Selain itu, terdapat lima stasiun dengan jumlah pelanggan terbesar di wilayah Daop 7 Madiun, yakni Stasiun Kediri tercatat selama Februari 2025 ada 64.732 pelanggan naik dan 60.843 pelanggan turun. Stasiun Blitar tercatat 64.381 pelanggan naik dan 67.543 pelanggan turun.

Kemudian, Stasiun Madiun tercatat 63.474 pelanggan naik dan 63.391 pelanggan turun. Stasiun Jombang ada 53.056 pelanggan naik dan 51.168 pelanggan turun. Serta Stasiun Tulungagung tercatat 52.958 pelanggan naik dan 52.242 pelanggan turun.

Kelima stasiun tersebut menjadi pusat mobilitas utama masyarakat di wilayah Daop 7 Madiun, yang menggambarkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat dalam memanfaatkan layanan kereta api. md-01/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…