Petrokimia Berbagi Berkah Ramadan Rp1,2 Miliar kepada Masyarakat Sekitar Perusahaan

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia usai penyerahan bantuan untuk masyarakat sekitar perusahaan dalam rangka Safari Ramadan 1446H Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia di Gresik. SP/Maidid
Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia usai penyerahan bantuan untuk masyarakat sekitar perusahaan dalam rangka Safari Ramadan 1446H Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia di Gresik. SP/Maidid

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Di momen Ramadan 1446 H, Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia kembali memberikan bantuan untuk masyarakat sekitar perusahaan dengan nilai lebih dari Rp1,2 miliar. Bantuan yang dikemas dalam kegiatan "Safari Ramadan 1446H Petrokimia Gresik Bersama Pupuk Indonesia" ini secara simbolis diserahkan oleh Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi didampingi Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo di Gresik, Jawa Timur, Ahad (16/3/2025).

Adapun bantuan yang diberikan, antara lain santunan untuk 1.000 anak yatim (dengan total nilai Rp280 juta); kemudian santunan untuk 1.500 guru TPQ (Rp220 juta), serta santunan imam rawatib di 68 masjid dan musala (Rp400 juta). Petrokimia Gresik juga memberikan waqaf Al-Qur'an dan perlengkapan kebersihan di 26 musala sekitar perusahaan (Rp27 juta), dan bantuan 100 rombong untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan nilai Rp320 juta.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi menyampaikan bahwa, santunan ini merupakan bentuk kepedulian Pupuk Indonesia bersama Petrokimia Gresik kepada masyarakat. Menurutnya, menjalankan perusahaan esensinya bukan soal keuntungan semata, tetapi juga tentang kebemanfaatan.

"Mulai tahun lalu, setiap Bulan Ramadan kita menggelar Safari Ramadan, keliling ke anak perusahaan Pupuk Indonesia, termasuk ke Petrokimia Gresik. Intinya keliling ini untuk berbagi kebaikan, berbagi keberkahan. Pak Dwi Satriyo luar biasa, 1.000 anak yatim ini terbanyak sepanjang sejarah (Pupuk Indonesia, Red)," tandas Rahmad.

Ia juga memohon doa dan dukungan masyarakat Gresik, agar operasional Pupuk Indonesia dan Petrokimia Gresik dapat berjalan lancar, sehingga bisa terus berkontribusi bagi masyarakat. Serta mempercepat terwujudnya swasembada pangan yang dicanangkan Pemerintah.

Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menambahkan, bantuan ini merupakan kolaborasi dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Petrokimia Gresik, Unit Pengumpul Zakat-Badan Amil Zakat Nasional (UPZ-Baznas) Petrokimia Gresik dan Serikat Karyawan Petrokimia Gresik (SKPG). Santunan ini rutin diberikan setiap Bulan Ramadan.

Dijelaskannya, bantuan ini merupakan wujud rasa syukur dan terima kasih Petrokimia Gresik atas dukungan yang diberikan masyarakat sekitar perusahaan. Dengan bekal dukungan tersebut Petrokimia Gresik mampu menjalankan amanah menyalurkan pupuk bersubsidi ke berbagai daerah di Indonesia dengan baik, dalam rangka mewujudkan swasembada pangan nasional.

"Penyerahan santunan tahun ini semakin istimewa karena dihadiri langsung oleh Direktur Utama Pupuk Indonesia, Bapak Rahmad Pribadi beserta jajaran. Ini merupakan bukti dukungan holding dalam mendorong kemajuan Petrokimia Gresik harus selaras dengan kebemanfaatannya untuk masyarakat," tandas Dwi Satriyo.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan jika santunan ini menambah daftar panjang batuan yang diberikan Petrokimia Gresik di momen Ramadan. Sebelumnya, Petrokimia Gresik telah memberikan bantuan operasional untuk 139 tempat ibadah dan lembaga sosial yang ada di sekitar perusahaan dengan nilai Rp682,5 juta.

"Kami berharap melalui Safari Ramadan ini, dukungan masyarakat untuk perusahan dapat terus ditingkatkan. Kami juga memohon bantuan doa agar Petrokimia Gresik dapat terus tumbuh dan berkembang di tengah berbagai tantangan yang ada. Komitmen kami, semakin maju perusahaan, semakin besar pula kontribusi untuk masyarakat," pungkas Dwi Satriyo. grs

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…