Sistem Digital Semakin Andal, PLN Siap Berikan Layanan Maksimal di Idulfitri 1446 H

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana pemantauan kondisi kelistrikan _realtime_ oleh Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo dan jajaran Direksi PLN secara digital dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1446 H. Foto/Humas PLN
Suasana pemantauan kondisi kelistrikan _realtime_ oleh Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo dan jajaran Direksi PLN secara digital dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1446 H. Foto/Humas PLN

i

SurabayaPagi, Jakarta - PT PLN (Persero) memastikan infrastruktur kelistrikan dari hulu ke hilir dalam posisi siap dan siaga untuk memberi pelayanan maksimal selama periode Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. 

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo melakukan pemantauan dan monitoring digital secara end-to-end pada Senin, (24/03) dalam rangka memastikan kelistrikan dalam kondisi aman. PLN telah menetapkan masa siaga kelistrikan yang dimulai sejak 17 Maret (H-14 Lebaran) hingga 11 April 2025 (H+7 Lebaran).

”Hari Raya Idulfitri menjadi momen yang ditunggu-tunggu umat Islam setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh, sebagai perpanjangan tangan Pemerintah, kita harus memastikan Hari Kemenangan ini tidak boleh terganggu oleh kendala kelistrikan agar masyarakat dapat merayakan dengan khidmat. Listrik harus maksimal, andal, dan prima,” tegasnya. 

Darmawan mengungkapkan bahwa tim PLN telah melaksanakan serangkaian asesmen secara menyeluruh baik dari segi pembangkitan, transmisi, distribusi sampai dengan pelayanan pelanggan jauh hari sebelum bulan Ramadan. Kemudian, untuk menjamin layanan kelistrikan berjalan maksimal, PLN memonitor seluruh proses bisnis tersebut secara real time dalam sistem digital PLN.

"Kami memastikan keandalan sistem kelistrikan di berbagai wilayah melalui pemantauan berbasis teknologi digital yang terintegrasi. Sistem ini memungkinkan pengawasan real-time terhadap distribusi daya, deteksi dini potensi gangguan, serta optimalisasi pengaturan beban di setiap titik jaringan," jelasnya.

Darmawan menilai, digitalisasi sistem kelistrikan terbukti mampu meningkatkan keandalan pasokan listrik. Termasuk di antaranya adalah monitoring ketersediaan pasokan energi primer untuk pembangkit yang terpantau secara digital dan terintegrasi dengan sistem database di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) selaku regulator.

"Dengan pendekatan digitalisasi, PLN tidak hanya meningkatkan responsivitas dalam menangani gangguan tetapi juga menjaga stabilitas pasokan listrik di tengah tingginya permintaan selama libur Ramadan dan Idulfitri," imbuh Darmawan.

Berdasarkan monitoring yang terdigitalisasi ini, daya mampu pembangkit terpantau sebesar 67 gigawatt (GW), sementara beban puncak (BP) secara nasional sebesar 45 GW. Sehingga, masih terdapat cadangan daya (reserve margin) yang mumpuni hingga 22 GW atau sebesar 49 persen yang sangat ideal dalam memastikan suplai kelistrikan di momen penting ini. 

Kekuatan daya mampu pembangkit tersebut juga ditopang oleh kecukupan dari pasokan batu bara yang lebih dari 22 hari operasi (HOP), gas lebih dari 30 HOP, dan BBM lebih dari 20 HOP. 

Dalam kesempatan ini juga dilakukan peninjauan secara daring ke unit-unit PLN se-Indonesia. Dari pemantauan ini, seluruh unit termasuk Subholding, dan Anak Usaha PLN Group all out memberikan layanan kelistrikan yang prima selama periode Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri.

Di antaranya, PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Balikpapan. Manager PLN UPT Balikpapan, Jati Pharmadita menjelaskan, bahwa dari total 29 Gardu Induk Kapasitas trafo daya sebesar 2.100 MVA dan jalur transmisi sepanjang 1.926 km sirkuit yang melayani dua provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara telah dalam posisi siap siaga dan tidak terjadi kendala apa pun. 

”Secara umum kondisi sistem normal dengan cadangan daya cukup, kami juga sampaikan untuk peralatan sudah dipersiapkan dalam kondisi aman dan zero anomali. Pekerjaan-pekerjaan emergensi dan kritikal juga tidak ada,” ucapnya.

Senada, Manager PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Makassar, Mudakir juga memastikan bahwa kecukupan daya sistem kelistrikan untuk sistem Sulawesi bagian Selatan (Sulbagsel) dalam posisi normal dengan pasokan andal dan cadangan daya yang ideal.

”Proyeksi kondisi kelistrikan satu Syawal 1446 Hijriah, sistem Sulbagsel dalam kondisi aman dengan daya mampu pasok 2.329 MW, beban puncak 1.497 MW, dan sistem dalam kondisi normal dengan cadangan sebesar 832 MW,” kata Mudakir.

Beralih ke ujung Barat Indonesia, Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banda Aceh, Eka Rahma Daniati menyampaikan bahwa di wilayahnya kecukupan daya dalam posisi aman dengan proyeksi beban puncak pada Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal sebesar 134,5 MW.

"Sistem Di UP3 Banda Aceh sebanyak 3 sistem. Alhamdulillah semuanya kondisi normal dan aman, untuk jumlah posko siaga kelistrikan di Bandar Aceh ada 15 lokasi, dan jumlah posko siaga mudik lebaran di 9 lokasi. Kesiapan personil dikerahkan sebanyak 209 orang, yang terdiri dari personil PLN 41 orang, PDKB 10 orang, Personil TAD dan Mitra Kerja 158 orang yang dilengkapi dengan peralatan lengkap,” tutupnya.

Dengan persiapan kelistrikan yang matang ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan berkumpul bersama dengan keluarga dengan nyaman. Apabila masyarakat membutuhkan layanan kelistrikan, dapat mengakses Aplikasi PLN Mobile, petugas PLN akan selalu siap untuk melayani semua kebutuhan pelanggan. Byb

Berita Terbaru

Apresiasi Laporan Komisi E DPRD Jatim, BPBD Sebut Anggaran Pos Mie Instan di RAPBD 2027 Masih Input Awal

Apresiasi Laporan Komisi E DPRD Jatim, BPBD Sebut Anggaran Pos Mie Instan di RAPBD 2027 Masih Input Awal

Senin, 02 Nov 2026 09:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 09:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SIDOARJO- Laporan Komisi E DPRD Jawa Timur terhadap usulan anggaran BPBD Jawa Timur pada Rancangan APBD 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD…

Fraksi PDI-P Kritisi Anggaran Bencana, Bunda Renny : Libatkan UMKM dan Petani Terdekat

Fraksi PDI-P Kritisi Anggaran Bencana, Bunda Renny : Libatkan UMKM dan Petani Terdekat

Senin, 02 Nov 2026 09:22 WIB

Senin, 02 Nov 2026 09:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya- Belanja logistik untuk penanganan korban bencana di Jawa Timur mendapat atensi Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari…

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan gangguan rantai pasok,…

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru,…

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bursa aset kripto global OKX merayakan empat tahun pelaksanaan program Proof of Reserves (PoR) bulanan dengan menerbitkan 48 laporan…

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…