Destinasi Ketindan Trad Berpotensi Jadi Wisata Populer Baru di Malang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wisata Ketindan Trad terletak di Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. SP/ MLG
Wisata Ketindan Trad terletak di Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Destinasi wisata Ketindan Trad yang terletak di Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, memang terbilang wisata baru di Kabupaten Malang dan masih dalam proses pembangunan lebih lanjut. Namun, destinasi tersebut juga berpotensi menjadi wisata baru yang akan populer di Kabupaten Malang.

Pasalnya, wisata Ketindan Trad dirancang untuk memperkenalkan sejarah Desa Ketindan dan memaksimalkan potensi yang terdapat di Desa. Selain itu, ciri khas tersendiri dengan mengangkat tema wisata bernuansa alam dan edukasi menambah daya tarik wisata tersebut. Para wisatawan yang berkunjung dapat mempelajari tentang edukasi ternak berupa Kambing dan Domba serta dapat mempelajari tentang edukasi tumbuhan. 

Sehingga, dengan banyak nya daya tarik dan kunjungan para wisatawan, dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Desa Ketindan dengan cara menjual produk UMKM lokal dan menyediakan berbagai fasilitas wisata yang menarik dan unik.

Selain mendapatkan edukasi dan aneka produk UMKM. Potensi utama yang dapat dijual dari wisata Ketindan Trad adalah memiliki pemandangan yang indah dan asri dan menjual produk wisata dengan harga yang murah, Senin (28/04/2025).

Hal unik lainnya, hewan ternak tersebut dapat dilepaskan di halaman teras kandang sehingga pengunjung dapat berinteraksi secara langsung. Dengan nuansa alam dimana wisatawan dapat melakukan camping ground, wahana adventure berupa penyewaan ATV, Trail, dan Jeep untuk menjajaki track terjal yang telah disediakan, dan terdapat petik buah alpukat yang saat ini belum pada masa produktif.

Lebih lanjut, sejauh ini Ketindan Trad telah berusaha melakukan promosi di media sosial, akan tetapi masih belum mencapai views yang banyak, maka dari itu promosi efektif menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Ketindan Trad. ml-01/dsy

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…