Tanam Bibit Mangrove, PLN UIT JBM Komitmen Lestarian Lingkungan dan Pengendalian Perubahan Iklim

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SuranayaPagi, Bali — PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pelestarian lingkungan hidup nasional. 

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN UIT JBM bersama sejumlah unit PLN di wilayah Bali melaksanakan aksi tanam pohon mangrove di kawasan pesisir Kedonganan, Kabupaten Badung, Bali, pada Kamis (9/7/2025).

Aksi penanaman lebih dari 5.000 bibit mangrove ini merupakan bagian dari program prioritas PT PLN (Persero) yang dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai wujud perusahaan dalam menjalankan usaha yang berwawasan lingkungan. 

Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi PLN dalam konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan ekosistem laut dan pesisir, sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi karbon serta mencegah intrusi air laut dan abrasi yang kerap menjadi penyebab banjir di kawasan pesisir.

General Manager PLN UIT JBM, Handy Wihartady, hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi General Manager PLN UID Bali, SRM Perencanaan UIT JBM, Manager PLN UPP JBTB4, serta Manager UPT Bali. 

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah seperti Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bali, Kepala UPTD Tahura Ngurah Rai, jajaran Muspika, tokoh masyarakat, dan tokoh adat dari Kecamatan Kedonganan.

Handy Wihartady dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas penanaman mangrove, tetapi juga menjadi langkah konkret PLN dalam mendukung kelestarian lingkungan serta keberlanjutan hidup masyarakat pesisir.

“Penanaman mangrove ini merupakan bentuk tanggung jawab moral PLN terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kedonganan, sekaligus menjadi upaya mitigasi dampak perubahan iklim yang semakin terasa,” ujarnya.

Yang menarik, program ini menggunakan metode rumpun berjarak, di mana setiap rumpun terdiri dari sekitar 50 bibit mangrove. Jika terdapat bibit yang gagal tumbuh, akan segera dilakukan penambahan atau tambal sulam untuk menjaga kualitas pertumbuhan. 

Metode ini diyakini lebih efektif dalam menjaga keberlangsungan ekosistem mangrove di kawasan tersebut.

Selain sebagai penahan abrasi dan penghalang intrusi air laut, hutan mangrove juga memiliki peran penting sebagai habitat berbagai jenis biota laut seperti ikan, udang, kerang, burung, dan satwa lainnya. 

Kehadiran hutan mangrove yang sehat juga mampu menyerap emisi karbon dan menjaga kualitas udara di wilayah pesisir.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Kelompok Nelayan Wana Segara Kertih dan masyarakat Kedonganan yang selama ini aktif mendukung program pelestarian lingkungan di wilayahnya. 

Kolaborasi antara PLN, pemerintah daerah, masyarakat, dan kelompok nelayan diharapkan mampu memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi ekosistem laut Bali, khususnya di kawasan Teluk Benoa dan Kedonganan yang rentan terhadap banjir rob.

Dengan aksi tanam 5.000 bibit mangrove ini, PLN UIT JBM kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan kegiatan usaha yang selaras dengan kelestarian lingkungan, serta mendukung program pemerintah dalam pengendalian perubahan iklim dan pencapaian target Net Zero Emission (NZE) di Indonesia. Byb

Tag :

Berita Terbaru

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lumajang menegaskan adanya keterlambatan distribusi seragam gratis bagi…

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com,Ponorogo — Keluarga Menika Susanti, warga Dukuh Krajan, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, hingga kini masih menunggu k…

Usai Dinas Kominfo, Kini Giliran Kantor Dinas Perdagangan Kota Madiun Yang Digeledah KPK

Usai Dinas Kominfo, Kini Giliran Kantor Dinas Perdagangan Kota Madiun Yang Digeledah KPK

Kamis, 01 Okt 2026 12:28 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:28 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Mad…

Akibat Konsleting Listrik, Rumah di Jalan Semeru Kota Blitar Ludes Terbakar

Akibat Konsleting Listrik, Rumah di Jalan Semeru Kota Blitar Ludes Terbakar

Kamis, 01 Okt 2026 12:20 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:20 WIB

SURABAYAPAGI.com,Blitar - Kebakaran terjadi lagi, kali ini  rumah milik Alm. Bapak Abdul Rochim yang dihuni oleh anak cucunya di Jalan Semeru Kota Blitar yang …

Cegah Anak dan Remaja Terpapar Mihol, Satpol PP Surabaya Segel Toko di Wonokromo

Cegah Anak dan Remaja Terpapar Mihol, Satpol PP Surabaya Segel Toko di Wonokromo

Kamis, 01 Okt 2026 12:15 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna mencegah peredaran minuman beralkohol (mihol) secara ilegal sekaligus membatasi akses anak-anak dan remaja terhadap minuman…

Tegaskan Tak Ada Toleransi, Pemkot Surabaya Sanksi 58 ASN hingga September 2026

Tegaskan Tak Ada Toleransi, Pemkot Surabaya Sanksi 58 ASN hingga September 2026

Kamis, 01 Okt 2026 12:09 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sepanjang Januari hingga September 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah mendisiplinkan dengan memberikan sanksi kepada…