Irup HUT RI ke-80, Bos PT Maspion Alim Markus Ajak Karyawan Kerja Keras dan Efisien

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo – Maspion Group menggelar upacara peringatan Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia di halaman Maspion Unit II, Buduran, Sidoarjo, Minggu (17/8/2025) pagi.

Presiden Direktur Maspion Group Alim Markus bertindak sebagai inspektur upacara. Dihadiri Komisaris, Direktur, Kepala Pabrik, Wakil Kepala Pabrik Maspion Group, para pengurus SPSI Maspion Group dan jajaran Bank Maspion.

Alim Markus mengatakan, warga Indonesia saat ini merayakan kemerdekaan ke-80 RI yang patut disyukuri. “Kita harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan untuk Indonesia maju,” tuturnya.

Pesan mengisi kemerdekaan dengan membangun ekonomi nasional yang tangguh menjadi salah satu tema utama yang disampaikan. "Mari kita kerja keras dan kerja efisien mengisi kemerdekaan ini, jadilah orang-orang Maspion sebagai pahlawan pembangunan menuju 2045 Indonesia emas," ujarnya di hadapan peserta upacara.

Alim Markus mengatakan belakangan ini memang ekonomi dunia sedang tidak baik. Saat bersamaan banyak barang impor yang masuk di Indonesia.

Menurutnya dunia perdagangan itu seperti medan perang dengan persaingan ketat. Namun demikian, kondisi seperti Maspion ini padat karya, bila dibandingkan dengan Cina yang skala produksi besar, maka akan kalah bersaing.

Alim berharap semua warga bekerja dan membangun Indonesia di semua bidang.

“Kesehatan nomor satu, dengan badan yang sehat, kita bisa bekerja terus memajukan Indonesia. Keluarga bahagia, Indonesia melaju cepat untuk maju karena kemerdekaan yang diraih dengan perjuangan yang hebat maka harus diisi dengan hal posistif,” harapnya.

Ia juga memuji kepemimpinan Presiden Prabowo sehingga Indonesia semakin maju dan mampu menangani gejolak ekonomi. Hk

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…