Motor Listrik Royal Enfield Flying Flea C6 Diuji Coba di Pegunungan Curam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Royal Enfield Flying Flea C6. SP/ JKT
Royal Enfield Flying Flea C6. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Royal Enfield akhirnya resmi merilis video yang menampilkan motor listriknya, Flying Flea C6 setelah berbulan-bulan hanya muncul dalam bocoran foto, kini mulai di uji coba berkendara ke area ekstrem, di India di area pegunungan Leh, Ladakh, Selasa (26/08/2025).

Nama Flying Flea sendiri memiliki sejarah panjang. Pada Perang Dunia II, Royal Enfield membangun sepeda motor kecil yang cukup ringan untuk dijatuhkan dengan parasut ke medan perang. Pasalnya, saat motor mungil ini melahap tanjakan curam, turunan tajam, dan tikungan tajam, membuktikan performa yang jauh melebihi ekspektasi.

Model C6 yang baru ini mengadopsi konsep yang sama, yaitu dirancang untuk menjadi kendaraan yang kecil, ringan, dan praktis. Motor ini tidak dibuat sebagai pengganti model ikonis seperti Bullet atau Classic, melainkan sebagai komuter ramah kota yang dapat melengkapi jajaran produk mereka.

Dalam video tersebut, pengendara uji coba mengendarainya dalam mode Eco dan Sport, bahkan dengan penumpang. Hasilnya, Flying Flea C6 mampu menjaga kecepatan di tanjakan dan tidak menunjukkan jeda tenaga, sebuah pencapaian yang mengesankan mengingat medan yang sangat menantang. 

Meskipun sudah sering terlihat, penggunaan kamuflase pada bodi motor ini justru terasa aneh, seolah Royal Enfield sengaja ingin memperpanjang rasa penasaran. Motor ini menggunakan pelek 18 inci dan garpu depan bergaya girder sebagai penghormatan pada desain klasik Royal Enfield. 

Selain itu, Dashboard TFT berbentuk bulat dilengkapi konektivitas Bluetooth, navigasi, dan fitur canggih seperti kontrol traksi, ABS menikung, cruise control, dan pengapian tanpa kunci.

Royal Enfield belum secara resmi merilis angka performa, namun motor ini diperkirakan akan memiliki tenaga setara dengan motor bensin 125 hingga 150cc. Hal ini masuk akal mengingat tujuannya untuk menjadi motor lincah tanpa membutuhkan paket baterai berukuran masif.

Diketahui, Royal Enfield menyatakan bahwa Flying Flea C6 tidak akan diluncurkan hingga awal tahun 2026. Versi bergaya scrambler yang disebut S6 akan menyusul setelahnya. Harganya juga masih dirahasiakan. jk-04/dsy

Berita Terbaru

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menkeu akui masuknya baju bekas impor ilegal atau balpres impor ke Indonesia, dapat merugikan tukang jahit hingga industri tekstil di dalam…

Kini, Banyak Calon Manajer Kopdes Bertanya Kepastian Kerjanya

Kini, Banyak Calon Manajer Kopdes Bertanya Kepastian Kerjanya

Jumat, 25 Sep 2026 08:19 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:19 WIB

SURABAYAPAGI.com - Belakangan ini banyak sekali calon manajer Koperasi Desa dan Kampung Nelayan yang bertanya-tanya soal kepastian kerjanya. Sebagian besar…