Warga Blitar Jadi Korban Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. SP/Lestariono
Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar – Muh AP (24) warga Desa Kalipang kecamatan Sutojayan kabupaten Blitar menjadi korban pencurian pecah kaca mobil. Dalam peristiwa tersebut, uang tunai sebesar Rp 150 juta yang berada di dalam mobil raib digasak pelaku.

Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil tersebut terjadi pada Kamis (23/10) siang sekitar pukul 11.00 WIB di pasar ikan di jalan dr Wahidin Kota Blitar.

Kejadian bermula saat korban datang ke pasar ikan sekitar pukul 10.00 WIB dengan mengendarai mobil putih nopol L 1372 BBC untuk membeli pakan ikan di salah satu kios. Saat kembali ke mobilnya, korban terkejut melihat kaca mobilnya pecah dan tas ransel yang berisi uang tunak Rp 150 juta sudah raib.

"Setelah penumpang mobil turun menuju kios pasar pakan iwak (ikan), setelah membeli,  penumpangnya  kembali ke mobil, kok terus teriak teriak katanya uangnya hilang, terus pengunjung datangi mobil dan di situ ada pecahan kaca, dan di lihat kaca mobilnya sebelah kanan pecah," kata saksi di pasar Pakan Ikan pada Surabaya Pagi.

Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar membenarkan atas kejadian tersebut.

"Benar kejadian tersebut, korban sudah melaporkan,  tapi untuk kronologisnya bisa langsung ke Kasat Reskrim ya, karena Reskrim langsung datangi TKP untuk olah TKP dan memeriksa saksi saksi termasuk saksi korban, untuk kerugiannya informasinya sekitar Rp 150," kata Iptu Samsul Jumat (24/10) siang pada Surabaya Pagi.

Sementara Kasat Reskrim AKP Rudi Kuswoyo pada wartawan, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan

"Sebelumnya mohon maaf bahwa untuk kejadian tersebut kami masih melakukan upaya penyelidikan maksimal, untuk itu kami mohon doa restu rekan rekan  agar perkara tersebut dapat segera terungkap," kata AKP Rudi Kuswoyo. Les

Berita Terbaru

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…