Diterjang Banjir Lahar Semeru, Warga Dusun Sumberlangsep Mengungsi ke Perbukitan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga mengevakuasi barang dari rumahnya yang terdampak erupsi Gunung Semeru di Desa Supiturang, Lumajang, Jawa Timur. SP/ LMJ
Warga mengevakuasi barang dari rumahnya yang terdampak erupsi Gunung Semeru di Desa Supiturang, Lumajang, Jawa Timur. SP/ LMJ

i

SURABABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti bencana nasional, yakni salah satunya banjir lahar hujan dari Gunung Semeru yang kini mulai menerjang kawasan permukiman di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur membuat warga terpaksa mengungsi ke daerah perbukitan.

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengungkap, jika terlihat banjir lahar hujan mulai masuk permukiman pada Sabtu sore kemarin, sehingga warga berbondong-bondong mengungsi ke tempat yang aman di kawasan bukit yang lebih tinggi.

"Memang benar warga Dusun Sumberlangsep mengungsi akibat lahar dingin Semeru, sehingga malam ini kami akan mendirikan dapur umum untuk warga dusun tersebut," kata Bupati Lumajang Indah Amperawati, Minggu (07/12/2025).

Lebih lanjut, dilaporkan oleh salah satu warga bahwa pengungsi di RT 22 sebanyak 35 orang dengan rincian 25 dewasa dan 10 anak-anak, kondisi di pengungsian tersebut tidak ada penerangan, sehingga warga menggunakan senter.

Jumlah warga Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro 137 kepala keluarga (KK). Lokasi itu di seberang Sungai Regoyo yang dilalui banjir lahar hujan Gunung Semeru.

Melihat musibah tersebut, Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Danial masih belum bisa mengakses ke lokasi pengungsian warga Dusun Sumberlangsep karena masih terjadi letusan sekunder di Sungai Regoyo. Sehingga, akses keluar masuk warga Dusun Sumberlangsep juga terdampak banjir lahar hujan disertai material Gunung Semeru, sehingga ratusan warga yang mengungsi ke perbukitan di dusun setempat dalam situasi terisolasi.

"Untuk sementara ini, kami bersama tim hanya bisa memantau jarak jauh karena banjir lahar tersebut menyisakan kepulan asap panas dari letusan sekunder Semeru. Petugas belum bisa melakukan asesmen di lokasi terdampak banjir lahar Semeru karena akses menuju ke Dusun Sumberlangsep tidak memungkinkan dan berbahaya," katanya.

Diketahui, berdasarkan data Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, aktivitas gunung tertinggi di Pulau Jawa itu mengalami satu kali getaran banjir dengan amplitudo 40 mm selama 7.950 detik dan 11 kali gempa guguran. lj-01/dsy

Berita Terbaru

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Kamis (8/10/2026). Kali i…

Rampung Dibangun, Operasional 252 KDKMP Ponorogo Masih Tunggu Verifikasi Lapangan

Rampung Dibangun, Operasional 252 KDKMP Ponorogo Masih Tunggu Verifikasi Lapangan

Kamis, 08 Okt 2026 15:15 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Meski sebanyak 252 dari 307 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo, telah rampung dibangun, namun untuk…

Beri Kepastian Hukum, Pemkab Banyuwangi Tetapkan Perda Perlindungan Pekerja Migran

Beri Kepastian Hukum, Pemkab Banyuwangi Tetapkan Perda Perlindungan Pekerja Migran

Kamis, 08 Okt 2026 15:05 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Guna menjamin perlindungan hukum, ekonomi, dan sosial bagi pekerja migran serta keluarganya, DPRD dan Pemerintah Kabupaten…

Kekeringan hingga Krisis Air Bersih, Warga di Jombang Rela Ambil Air Irigasi

Kekeringan hingga Krisis Air Bersih, Warga di Jombang Rela Ambil Air Irigasi

Kamis, 08 Okt 2026 14:58 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Melihat fenomena kekeringan di musim kemarau mengakibatkan pasokan air menipis bahkan hingga krisis air bersih, salah satunya yang…

Gegara Bakar Sampah Nyaris Picu Kebakaran di Permukiman Sidomulyo Batu

Gegara Bakar Sampah Nyaris Picu Kebakaran di Permukiman Sidomulyo Batu

Kamis, 08 Okt 2026 14:52 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Lagi, insiden kebakaran hampir melanda kawasan padat permukiman Jalan Cemara Kipas, Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu. Kali…

Perkuat Ekosistem Smart Integrated Farming, Pemkot Siapkan Tanah hingga Pasar

Perkuat Ekosistem Smart Integrated Farming, Pemkot Siapkan Tanah hingga Pasar

Kamis, 08 Okt 2026 14:44 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 14:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai upaya dalam menjaga daya tarik sekaligus nilai profitabilitas bagi para petani, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu perkuat…