Mas Dhito Gagas Pendirian Kawasan Budidaya

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Sebagai salah satu sentra budidaya ayam petelur, peternak layer di Kabupaten Kediri masih menghadapi kendala lahan pendirian kandang yang ideal untuk pengembangan usaha sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah.

Menyikapi kondisi ini, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana berharap di periode kedua kepemimpinannya, pihaknya dapat menyelesaikan persoalan yang masih dialami para peternak ayam petelur ini dalam melakukan pengembangan usaha.

"Kemarin dari DKPP mengajukan untuk melakukan kajian kawasan industri peternakan, ini bagus tapi mengapa tidak sekalian kawasan budidaya," kata Mas Dhito saat bertemu dengan jajaran pengurus dan anggota Koperasi Produsen Peternak Unggas Kediri (KPPUK) Senin (9/3/2026).

Dengan pendirian kawasan budidaya tersebut menurut Mas Dhito tidak hanya mengatasi persoalan peternak layer. Sebab, kawasan budidaya itu juga bisa mencakup budidaya sektor lain seperti perikanan air tawar maupun pertanian.

Di Kabupaten Kediri, populasi layer atau ayam petelur per 6 Maret 2026 ada 7.569.539 ekor dengan produksi telur 5.917.100 kg/bulan. Dari jumlah produksi itu Kediri tiap bulannya mengalami surplus karena kebutuhan telur hanya  891.700 kg/bulannya.

Adapun, jumlah peternak unggas besar di Kediri hingga saat ini kurang lebih ada 60 orang dan untuk pengusaha kecil/mikro kurang lebih mencapai 2.800 orang. Dari usaha ini, anggota KPPUK dapat menyerap tenaga kerja antara 1000-1200 orang.

"Anggota KPPUK saat ini sebarannya pasti masih tidak tersentralisasi, ini perlu nanti dijadikan satu kawasan dan 2026 ini dibuat kajiannya," tambah Mas Dhito.

Sementara itu Ketua KPPUK Eko Sanjoyo mengapresiasi atas dukungan yang selama ini diberikan oleh Mas Dhito untuk kemajuan KPPUK. Diakui Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) terus melakukan pendampingan.

"kami berharap KPPUK ini dapat terus bersinergi dan mendukung program-program pemerintah daerah dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kediri secara luas," ucapnya. Can

Berita Terbaru

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Erica Natasha Risakotta diadili di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya atas perkara kecelakaan beruntun yang menewaskan Rachmad P…

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra…

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

SURABAYAPAGI.com – Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Airlangga (Unair) mengembangkan format laporan keuangan digital guna memudahkan pengurus BUMDes di D…

Wamendag Tekankan Inovasi untuk Perkuat Daya Saing Fesyen Lokal

Wamendag Tekankan Inovasi untuk Perkuat Daya Saing Fesyen Lokal

Rabu, 28 Okt 2026 01:56 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:56 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri mendorong penguatan daya saing produk fesyen Indonesia melalui integrasi i…

Danantara Jadikan Koperasi Merah Putih Pusat Distribusi Barang Subsidi

Danantara Jadikan Koperasi Merah Putih Pusat Distribusi Barang Subsidi

Rabu, 28 Okt 2026 01:54 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:54 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Pengelola (BP) BUMN bersama Daya Anagata Nusantara (Danantara) terus mempererat sinergi antar-BUMN untuk menyokong program Koperasi D…

Rupiah Terus Tertekan Fundamental Ekonomi

Rupiah Terus Tertekan Fundamental Ekonomi

Rabu, 28 Okt 2026 01:52 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah masih berada di bawah tekanan hingga menembus level Rp 18.100 per dollar Amerika Serikat (AS). Kondisi ini…