Mbak Wali dan Gus Qowim Silaturahmi ke Pondok Pesantren, Perkuat Sinergi Wujudkan Kota Kediri MAPAN

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Wakil Wali Kota Qowimuddin mengunjungi sejumlah ulama di Kota Kediri, Senin (06/04/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk silaturahmi dan membangun sinergi antara pemerintah daerah serta pondok pesantren. Khususnya dalam mewujudkan Kota Kediri MAPAN.

Kunjungan dimulai dari KH.An'im Falahudin di Ponpes Lirboyo, Aina ‘Ainaul Mardliyah Anwar di PPST Ar-Risalah, KH.Abdul Hamid Abdul Qodir di Ponpes Ma'unah Sari, KH.Zubaduzzaman di Ponpes Al-Islah, dan KH.Sunarto di Ponpes Wali Barokah.

"Atas nama Pemerintah Kota Kediri kami mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1.447 H. Kami mohon maaf lahir dan batin atas kekurangan serta kesalahan kami. Mungkin selama ini kami belum maksimal dalam memberikan pelayanan," ujarnya.

Mbak Wali mengucapkan terima kasih kepada jajaran pondok pesantren yang selama ini ikut serta dalam membangun Kota Kediri dan mendukung kebijakan serta program Pemerintah Kota Kediri. Tentu dalam membangun Kota Kediri, pemerimtah tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi dari berbagai pihak, termasuk dengan pondok pesantren. Apalagi dalam membangun generasi yang cerdas dan berakhlak dibutuhkan peran dari pondok pesantren. "Harapannya kolaborasi ini terus bisa diperkuat sehingga program-program berjalan dengan optimal. Terima kasih juga telah menerima kunjungan kami," ungkapnya.

Ketua Ponpes Wali Barokah KH.Sunarto mengapresiasi silaturahmi yang dilakukan oleh Mbak Wali dan Gus Qowim. Silaturahmi ini memiliki banyak manfaat, salah satunya memperkuat sinergi antara Ulama dan Umaro. "Semoga semakin baik menjalankan amanah dari rakyat. Saya harap sinergi Ulama dan Umaro terus diperkuat," ujarnya.

Turut mendampingi, Pj Sekda M.Ferry Djatmiko, Asisten Pemerintahan dan Kesra Samsul Bahri,  Kabag Kesra Yono Heryadi, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Adi Sutrisno, Camat Kota Agus Suharyanto, Camat Pesantren Judy Kuntjoro, Lurah Burengan, Lurah Banjaran, dan tamu undangan lainnya. Adv/kominfo

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…