Harga Cabai dan Bawang Merah di Pasar Probolinggo Melonjak Hampir 2 Kali Lipat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu penjual komoditas cabai di Pasar Baru Probolinggo, Jawa Timur. SP/ PRB
Ilustrasi. Salah satu penjual komoditas cabai di Pasar Baru Probolinggo, Jawa Timur. SP/ PRB

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Baru-baru ini, sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga, tak terkecuali komoditas pangan, salah satunya kenaikan harga yang cukup signifikan terjadi pada komoditas cabai dan bawang merah di Pasar Baru Probolinggo, Jawa Timur. Bahkan, kenaikan harga yang mencapai hampir dua kali lipat ini membuat para pedagang berharap kondisi pasar dapat segera stabil kembali.

Diketahui, berdasarkan keterangan seorang pedagang bernama Yanto mengungkapkan bahwa kenaikan harga cabai rawit sudah berlangsung sejak kemarin. Sebelumnya harga cabai rawit mencapai Rp55 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp75 ribu per kilogram. 

"Selain cabai rawit, cabai merah besar juga mengalami kenaikan dari harga semula Rp30 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram," ujarnya, Senin (04/05/2026). 

Sama halnya yang dirasakan oleh Arpi, seorang pedagang bawang di pasar yang sama. Ia menjelaskan bahwa saat ini harga modal untuk bawang merah sudah mencapai Rp36 ribu per kilogram, sehingga harga jual ke konsumen kini dipatok antara Rp40 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram.

Sehingga, adanya lonjakan ini dirasa sangat berat mengingat harga normal bawang merah biasanya hanya berkisar di angka Rp20 ribu hingga Rp25 ribu per kilogram. "Normalnya harga bawang merah biasanya Rp20 ribu hingga Rp25 ribu per kilogram, saat ini sudah naik, " jelasnya. pr-02/dsy

Berita Terbaru

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Hari Jadi Tulungagung ke-821 bertema ‘Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi’ tahun ini lebih semarak den…

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kabupaten Gresik kini memiliki alternatif baru untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Yayasan Petrokimia Gresik (…

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen PT Smelting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir kembali mendapat apresiasi. Perusahaan pengolahan dan pemurnian t…

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mendukung upaya menekan angka pengangguran, Polres Blitar Kota menggelar…

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memaparkan dua inovasi unggulan daerah, yakni Klinik Perisai dan Siti Pinter, di hadapan d…

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis alokasi 20 persen Dana Desa di Jawa Timur dinilai memerlukan perlindungan regulasi d…