Jelang Idul Adha, DKP3 Perketat Kesehatan Hewan Kurban Aman di Sejumlah Lapak Pasuruan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DKP3 Kabupaten Pasuruan memeriksa kesehatan hewan kurban sapi SP/ PSR
DKP3 Kabupaten Pasuruan memeriksa kesehatan hewan kurban sapi SP/ PSR

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Guna memastikan ternak layak dan aman dikonsumsi menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) setempat mulai memperketat pemeriksaan kesehatan hewan kurban di sejumlah lapak penjualan.

Adanya pengecekan tersebut dilakukan pihaknya demi memastikan kesehatan ternak, sekaligus mewaspadai potensi penyebaran penyakit hewan menular strategis seperti penyakit mulut dan kuku yang masih ditemukan di sejumlah wilayah.

Pada pemeriksaan ante mortem tersebut dilakukan oleh dokter hewan dan petugas peternakan di dua lapak penjualan hewan kurban di Kecamatan Pohjentrek dengan mengamati kondisi fisik ternak sebelum disembelih. Petugas memeriksa kondisi mata, hidung, mulut, bulu, kulit, suhu tubuh, hingga kemampuan hewan untuk berdiri dan berjalan secara normal selama proses pemeriksaan berlangsung.

"Pemeriksaan tersebut juga bertujuan memastikan hewan kurban menghasilkan daging yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH) bagi masyarakat saat pelaksanaan Idul Adha," jelas Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKP3 Kabupaten Pasuruan, Muhammad Syaifi, Kamis (21/05/2026).

Dari hasil pemeriksaan di dua lapak penjualan hewan kurban tersebut, seluruh ternak dinyatakan sehat dan layak dijadikan hewan kurban serta diberikan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Selain itu, pihaknya juga telah membentuk Tim Pengawas Hewan Kurban yang terdiri atas 100 personel dan disebar di 24 kecamatan selama masa pengawasan hewan kurban hingga H+3 Idul Adha.

"Penyakit ternak masih ada seperti penyakit mulut dan kuku yang masih harus kita waspadai dan penyakit menular lainnya, selain itu kelayakan ternak untuk bisa digunakan sebagai hewan kurban juga harus diperhatikan," ujarnya. ps-02/dsy

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…