Lumajang Perkuat Keamanan Lingkungan Lewat Pemanfaatan Teknologi CCTV

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Kamera pengawas atau CCTV dinilai semakin penting dalam mendukung penguatan sistem keamanan wilayah di wilayah Lumajang.  SP/ LMJ
Ilustrasi. Kamera pengawas atau CCTV dinilai semakin penting dalam mendukung penguatan sistem keamanan wilayah di wilayah Lumajang.  SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka mendukung penguatan sistem keamanan wilayah dan mempercepat penanganan tindak kriminalitas di tengah masyarakat, pemanfaatan kamera pengawas atau CCTV dinilai semakin penting. Pasalnya, rekaman kamera pengawas membantu aparat mengidentifikasi dan menelusuri dugaan pelaku di lapangan.

Selain itu, pemanfaatan teknologi pengawasan menjadi salah satu pendukung penting dalam sistem keamanan modern sekaligus perkembangan teknologi memberi dukungan besar bagi aparat keamanan dalam memperkuat langkah preventif maupun penanganan kasus kriminalitas, Senin (25/05/2026).

Sehingga, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, Mustaqim, menyampaikan bahwa penguatan sistem pengawasan berbasis CCTV menjadi bagian dari langkah kolaboratif pemerintah daerah dalam mendukung lingkungan yang aman dan kondusif.

“Pemanfaatan CCTV bukan hanya untuk membantu penanganan ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga sebagai langkah pencegahan dan penguatan rasa aman masyarakat,” ujarnya.

Sehingga, keberadaan teknologi pengawasan diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah. Pemanfaatan CCTV juga diharapkan mampu memperkuat rasa aman masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama di kawasan dengan mobilitas tinggi dan rawan gangguan keamanan. lj-01/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…