Lewat Ajang BMX Supercross, Pemkab Banyuwangi Genjot Sektor Sport Tourism

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ajang balap sepeda BMX Supercross yang digelar Pemkab Banyuwangi. SP/ Humas Pemkab Banyuwangi
Ajang balap sepeda BMX Supercross yang digelar Pemkab Banyuwangi. SP/ Humas Pemkab Banyuwangi

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Memasuki kalender resmi Federasi Balap Sepeda Dunia (Union Cycliste Internationale/UCI), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, kembali menggelar ajang balap sepeda BMX Supercross yang merupakan satu-satunya balap BMX di Indonesia.

Sebanyak 294 pembalap dari Indonesia, Singapura, Thailand, dan Filipina dipastikan ambil bagian dalam Banyuwangi BMX Supercross 2026 yang menjadi bagian dari pengembangan olahraga wisata atau sport tourism pada 27-28 Juni 2026. Dan hal ini menjadi komitmen Pemkab Banyuwangi selain mengembangkan sport tourism, juga mendorong peningkatan kompetensi atlet BMX di tanah air.

"Penyelenggaraan BMX Supercross merupakan bagian dari upaya Banyuwangi mengembangkan sport tourism, sekaligus meningkatkan prestasi olahraga balap sepeda," ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Minggu (21/06/2026).

Lebih lanjut, pihaknya menyebutkan sebanyak 294 pembalap dari berbagai negara (Indonesia, Singapura, Thailand, dan Filipina) akan beradu cepat di Sirkuit Muncar, Banyuwangi. Dimana, Sirkuit Muncar Banyuwangi, merupakan salah satu lintasan terpanjang di dunia, dan jalur Sirkuit Muncar memiliki panjang 465 meter dengan obstacle 4 height jump serta 2 start gate setinggi 5 dan 8 meter.

Sirkuit tersebut memiliki panjang 465 meter dengan empat obstacle height jump serta dua start gate setinggi lima meter dan delapan meter yang menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta. "Rider Indonesia tidak perlu jauh-jauh ke negara lain untuk mendapatkan poin internasional," kata Bupati Ipuk.

Bupati juga berharap kejuaraan ini menjadi ruang bagi atlet untuk mengukur kemampuan, sekaligus memperkenalkan Banyuwangi kepada peserta dan pengunjung dari berbagai daerah maupun negara. Dan para pembalap akan bersaing di 25 kategori untuk memperebutkan poin. Kategori yang dipertandingkan meliputi Boys 5-6, Boys 7-8, Boys 9-10, Boys 11-12, Boys 13-14, Boys 15-16, Girls 5-6, Girls 7-8, Girls 9-10, Girls 11-12, Girls 13-14, Girls 15-16, Men 17-29, Men 30-35, Men 36-40, Men 41 Up, Men Under 23, Women Under 23, Men Junior, Women Junior, Men Elite, dan Women Elite. by-02/dsy

Berita Terbaru

Viral Dugaan Penyekapan Calon ART, Pemkot Tindaklanjuti Legalitas dan Izin Usaha

Viral Dugaan Penyekapan Calon ART, Pemkot Tindaklanjuti Legalitas dan Izin Usaha

Selasa, 27 Okt 2026 12:40 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kasus dugaan penyekapan calon Asisten Rumah Tangga (ART) di kawasan Jalan Kedung Anyar, Kelurahan Sawahan, saat…

Polres Blitar Kota  Resmi Bentuk Satgas Pre-entip untuk Siagakan Satgas Polisi Jogo Sekolah

Polres Blitar Kota  Resmi Bentuk Satgas Pre-entip untuk Siagakan Satgas Polisi Jogo Sekolah

Selasa, 27 Okt 2026 12:40 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Polres Blitar Kota lakukan  pembentukan Satgas Pre-entiptive Strike Pilisi Jogo Sekolah, dengan menggelar upacara di pimpin langsung …

Diversi Kasus Kecelakaan Maut Bocah 6 Tahun di Madiun Buntu, Keluarga Korban Tolak Damai

Diversi Kasus Kecelakaan Maut Bocah 6 Tahun di Madiun Buntu, Keluarga Korban Tolak Damai

Selasa, 27 Okt 2026 12:34 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:34 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Upaya diversi dalam perkara kecelakaan lalu lintas yang menewaskan bocah berusia 6 tahun, M. Sofian Arif Nugroho, pada Selasa (26…

760 Ribu Perjalanan ke Surabaya per Hari, Fraksi PDIP Jatim Gagas Transportasi Terintegrasi

760 Ribu Perjalanan ke Surabaya per Hari, Fraksi PDIP Jatim Gagas Transportasi Terintegrasi

Selasa, 27 Okt 2026 11:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta integrasi transportasi publik tidak berhenti pada penambahan rute dan pembangunan i…

Tindaklanjuti Tak Bayar Retribusi, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan di Lahan Aset

Tindaklanjuti Tak Bayar Retribusi, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan di Lahan Aset

Selasa, 27 Okt 2026 11:09 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti sejumlah bangunan yang berdiri di atas lahan aset Pemkot Surabaya seluas 7.668 meter persegi di Jalan Barata Jaya…

Pemkab Lumajang Pastikan Huntap Penyintas Erupsi Gunung Semeru Tepat Guna

Pemkab Lumajang Pastikan Huntap Penyintas Erupsi Gunung Semeru Tepat Guna

Selasa, 27 Okt 2026 11:01 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melihat masih ada hunian yang kosong setelah beberapa tahun ditempati penyintas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memastikan…