Banggar DPR RI Sedih Anggaran Riset di Indonesia, Terus Turun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Anggaran riset di Indonesia terus menurun setiap tahunnya. Padahal anggaran itu sangat penting untuk mendorong inovasi, memecahkan masalah nyata di masyarakat dan meningkatkan daya saing.

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menyoroti anggaran riset di Indonesia yang terus menurun setiap tahunnya.

Said mengatakan anggaran riset di Indonesia awalnya mencapai Rp 27 triliun. Anggaran tersebut terus menurun dari tahun ke tahun hingga saat ini tinggal Rp 4,7 triliun.

"Anggaran riset kita awalnya Rp 27 triliun, dari Rp 27 triliun turun Rp 21 triliun, dari Rp 21 triliun turun Rp 10 triliun, dari Rp 10 triliun turun Rp 6,7 triliun, hari ini pagunya Rp 4,7 triliun," kata Said dalam rapat kerja dengan pemerintah, Senin (29/6/2026).

Anggaran yang kecil itu membuat para peneliti (researcher) tidak bisa berbuat banyak untuk melakukan riset. Keterbatasan anggaran membuat para pegawai di kantor justru tidak kerja.

"Cukup keluar masuk kantor dan di kantor nggak ngapa-ngapain. Padahal researcher kita yang 8.140 itu sudah melakukan beberapa riset," ucap Said.

"Kalau itu anggarannya kemudian tidak ada, berhenti di tengah jalan, maka mau tidak mau tahap 1, tahap 2, tahap 2 anggarannya nggak ada, diamati, maka dia balik lagi perlu anggaran dari awal. Betapa pentingnya anggaran riset dan inovasi kita," tambahnya.

Said menilai peningkatan investasi riset dan inovasi nasional sekaligus menjadi jembatan penting untuk membangkitkan industri nasional. Oleh karena itu, perlu diatur anggaran investasi riset dan inovasi nasional sebagai kerja sama pentahelix antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi dan masyarakat.

"Dengan demikian investasi riset dan inovasi nasional semakin mendekati negara-negara Asia Tenggara yakni 1-2�ri PDB dalam jangka menengah," imbuh Said.

Klaim Mensesneg

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengklaim anggaran riset tetap menjadi prioritas sehingga pada 2026 ditambah Rp 4 triliun. Mulanya dana riset sebesar Rp 8 triliun dan kini menjadi kurang lebih Rp 12 triliun. n ec, he

Berita Terbaru

Penyambutan Kapolda Jatim Baru Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama Ibunya di Sambut Pedang Pora

Penyambutan Kapolda Jatim Baru Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama Ibunya di Sambut Pedang Pora

Minggu, 11 Okt 2026 15:06 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 15:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polda Jawa Timur menggelar prosesi penyambutan Kapolda Jawa Timur yang baru, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, di Mapolda Jawa Timur,…

Pemkab Magetan Kaji Ulang Lelang Perbaikan Jalan Buntut Harga Aspal Naik Rp7 Ribu per Kg

Pemkab Magetan Kaji Ulang Lelang Perbaikan Jalan Buntut Harga Aspal Naik Rp7 Ribu per Kg

Minggu, 11 Okt 2026 14:41 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Buntut kenaikan harga aspal sekitar Rp 7.000 per kilogram, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, harus menghitung ulang…

Terancam Dikepung Sampah, Aliran Anak Sungai Hutan Mangrove Seperti TPA

Terancam Dikepung Sampah, Aliran Anak Sungai Hutan Mangrove Seperti TPA

Minggu, 11 Okt 2026 14:31 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terbaru, lanskap rimbun hutan mangrove yang berada di kawasan pesisir timur Surabaya terlihat penuh dengan tumpukan sampah seiring…

Belum Kantongi SLHS, BGN Setop Sementara Operasional 10 SPPG di Bangkalan

Belum Kantongi SLHS, BGN Setop Sementara Operasional 10 SPPG di Bangkalan

Minggu, 11 Okt 2026 14:00 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Menindaklanjuti masih adanya sejumlah Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bangkalan yang belum memenuhi persyaratan…

Serahkan Langsung ke Petani, Serapan Pupuk Subsidi di Situbondo 81,7 Persen

Serahkan Langsung ke Petani, Serapan Pupuk Subsidi di Situbondo 81,7 Persen

Minggu, 11 Okt 2026 13:56 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Selama periode Januari hingga awal Oktober, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Kabupaten Situbondo, mencatat…

Harhubnas 2026, Pemkot Mojokerto Luncurkan QRIS Parkir dan Kampanyekan Keselamatan Berkendara

Harhubnas 2026, Pemkot Mojokerto Luncurkan QRIS Parkir dan Kampanyekan Keselamatan Berkendara

Minggu, 11 Okt 2026 12:46 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto meluncurkan pembayaran retribusi parkir tepi jalan umum secara digital melalui Quick Response Code I…