Ali Mufthi Disambut Pencak Silat Khas Bawean, Safari Politik Golkar Dimulai

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, GRESIK – Safari politik DPD Partai Golkar Jawa Timur ke Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, diawali dengan penyambutan budaya yang kental. Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur sekaligus Anggota DPR RI, Ali Mufthi, bersama rombongan disambut atraksi pencak silat khas Bawean sesaat setelah tiba di Dermaga Sangkapura, Sabtu (4/7/2026).

Di hadapan rombongan legislator dari DPR RI hingga DPRD, para pesilat menampilkan berbagai jurus yang berpadu dengan irama musik tradisional. Gerakan yang lincah, tegas, dan penuh penghormatan menjadi simbol penghormatan kepada tamu sekaligus menunjukkan bahwa pencak silat masih menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya masyarakat Bawean.

Bagi masyarakat setempat, pencak silat bukan sekadar seni bela diri, tetapi juga warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun melalui keluarga, perguruan silat, hingga lingkungan pesantren. Tradisi tersebut mengajarkan nilai kedisiplinan, keberanian, penghormatan kepada guru, serta pengendalian diri.

Budaya silat di Bawean berkembang seiring masuknya ajaran Islam ke pulau yang berada di tengah Laut Jawa tersebut. Sejumlah ulama pada masa lalu menjadikan pencak silat sebagai media pendidikan karakter sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat.

Hingga kini, atraksi pencak silat masih rutin ditampilkan dalam berbagai kegiatan adat, penyambutan tamu kehormatan, peringatan hari besar, maupun acara keagamaan. Tradisi itu menjadi cerminan perpaduan budaya Madura, Jawa, dan Melayu yang telah lama membentuk karakter masyarakat Bawean.

Ali Mufthi mengapresiasi penyambutan tersebut. Menurutnya, atraksi pencak silat bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga mencerminkan kekayaan budaya yang patut dijaga.

"Kami merasa terhormat mendapat sambutan yang hangat dari masyarakat Bawean melalui atraksi pencak silat yang menjadi kebanggaan daerah ini. Budaya seperti ini harus terus dijaga karena merupakan identitas masyarakat sekaligus bagian dari kekayaan budaya bangsa," ujar Ali.


Usai penyambutan, rombongan melanjutkan rangkaian safari politik yang berlangsung hingga 6 Juli 2026. Selain menjadi ajang konsolidasi Partai Golkar, kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat di wilayah kepulauan.

Ali menegaskan, kehadiran jajaran Partai Golkar ke Bawean merupakan bentuk komitmen agar masyarakat kepulauan mendapatkan perhatian yang sama dengan masyarakat di wilayah daratan.

"Kami ingin hadir langsung, berdialog, mendengar aspirasi, dan mencari solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Wilayah kepulauan tidak boleh merasa jauh dari pusat pengambilan kebijakan," katanya.
Selama tiga hari di Bawean, rombongan dijadwalkan bertemu camat, kepala desa, tokoh masyarakat, ulama, serta berbagai elemen masyarakat. Berbagai isu strategis akan dibahas, mulai dari pembangunan infrastruktur, konektivitas transportasi laut, peningkatan pelayanan publik, hingga pengembangan potensi ekonomi lokal.

Dalam rombongan safari politik tersebut turut hadir Anggota DPR RI Labib, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni, jajaran pengurus DPD Partai Golkar Jawa Timur, pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Gresik, serta anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Gresik.

Safari politik ini tidak hanya menjadi momentum konsolidasi Partai Golkar, tetapi juga mempererat hubungan wakil rakyat dengan masyarakat kepulauan. Di sisi lain, penyambutan melalui atraksi pencak silat kembali menegaskan bahwa warisan budaya Bawean tetap hidup dan menjadi kebanggaan masyarakat dalam setiap momentum penting. rko

Berita Terbaru

DPRD Jatim Soroti Kasus Pertalite Tak Dijual saat Stok Masih Ada di Blitar

DPRD Jatim Soroti Kasus Pertalite Tak Dijual saat Stok Masih Ada di Blitar

Selasa, 27 Okt 2026 13:58 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, menyoroti dugaan penghentian penjualan Pertalite saat stok masih…

Perkuat Akses Keadilan, Pemkot Surabaya Hadirkan Layanan Posbankum di 153 Kelurahan

Perkuat Akses Keadilan, Pemkot Surabaya Hadirkan Layanan Posbankum di 153 Kelurahan

Selasa, 27 Okt 2026 13:38 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai paya memperkuat akses keadilan bagi masyarakat di Kota Pahlawan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, menyediakan fasilitas…

Bangun TPA Baru di Desa Mrican, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

Bangun TPA Baru di Desa Mrican, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

Selasa, 27 Okt 2026 13:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pada 2027, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, bakal menyiapkan anggaran sekitar Rp15 miliar untuk membangun tempat pemrosesan…

Operasikan 18 Mikrobus Baru, Pemkot Surabaya Perbarui Feeder WiraWiri Rute Joyoboyo-Lakarsantri

Operasikan 18 Mikrobus Baru, Pemkot Surabaya Perbarui Feeder WiraWiri Rute Joyoboyo-Lakarsantri

Selasa, 27 Okt 2026 13:17 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal segera mengoperasikan 18 mikrobus baru, sehingga pihaknya akan memperbarui armada angkutan…

Perkuat Pengelolaan CSR, Pemkab Sidoarjo Jadikan Pembiayaan di Luar APBD

Perkuat Pengelolaan CSR, Pemkab Sidoarjo Jadikan Pembiayaan di Luar APBD

Selasa, 27 Okt 2026 13:08 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya dalam memperkuat pengelolaan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), Pemerintah…

Sebelum Dibunuh, Dini dan Anaknya Sempat Tinggal Di Yasmaga Guest House Ponorogo Empat Bulan

Sebelum Dibunuh, Dini dan Anaknya Sempat Tinggal Di Yasmaga Guest House Ponorogo Empat Bulan

Selasa, 27 Okt 2026 13:00 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo — Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, Arshaka Ghafa El Faezya (4), sempat tinggal selama sekitar empat bulan di Yasmaga Guest House, J…