Dinas Pendidikan Blitar Masih Kaji Ulang Penggabungan Tiga Sekolah Dasar

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Sekolah Dasar. SP/ Lestariono
Ilustrasi. Sekolah Dasar. SP/ Lestariono

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar -Tiga Sekolah Dasar di wilayah kerja Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar tidak memperoleh Siswa maupun Siswi baru saat  PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) untuk tahun ajaran 2026-2027, untuk itu pihak Diknas Kabupaten Blitar masih melakukan kajian untuk melakukan kajian sebelum menentukan langkah penanganan maupun pegabungan sekolah.

Untuk itu pihak Diknas telah mengintruksikan kepada Pengawas dan Pembina Sekolah untuk melakukan evaluasi di lapangan untuk mengetahui penyebab tidak adanya peserta didik baru, hal itu seperti yang di ungkapkan oleh Agus Santoso selaku Kepala Dinas Pendidikan pada wartawan.

"Kita masih melakukan mencari penyebabnya apa, apa mungkin muridnya yang tidak ada, mungkin juga kakah bersaing sekolah lain." Ungkap Agus Santoso.

Masih menurut Agus, mungkin ada beberapa faktor yang tengah di alami, seperti usia sekolah di lingkungan sekolah sedikit, juga bisa daya saing dengan pihak sekolah dari lembaga pendidikan lain,termasuk kendala teknis sastb pendaftaran secara daring, yang di mungkinkan dara calon peserta didik belum masuk ke sistim.

Dan hasil evaluasi nanti akan menjadi dasar kebijakan, toh nanti sekitar sekolah berpotensi tidak ada potensi anak didik pihaknya akan mempertimbangkan penggabungan sekolah, dan yang penting, bila masih ada  calon siswa, namun sekolah kurang di minati,maka peningkatan pelayanan pendidikan fokus untuk pembenahan.

"Kalau toh misal potensi tidak ada, kita marger dengan memperhatikan ketersediaan SD di sekitarnya, tapi potensinya banyak cuma kakah bersaing, tentunya kualitas SD tersebut untuk di tingkatkan." Tegas Agus Santoso.

Di balik itu kondisi berbeda  dengan jenjang di tingkat SMP, Agus menerangkan dan memastikan untuk jenjang pendidikan tingkat SMP berhasil memenuhi kuota penerimaan siswa siswa baru, sehingga tidak ada yang alami kekosongan.

Untuk di ketahui MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) baik SD maupun SMP tidak ada kendala yang berarti.
Untuk MPLS baik SD maupun SMP berjalan tiga hari, sedang untuk proses  3 SD yang belum juga tiga hari kedepan. les

Berita Terbaru

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengumumkan pengunduran diri salah satu anggota Dewan Komisaris perseroan, Adityo Haryo Bimo. Surat…

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia…

Harga Emas Dunia Melesat

Harga Emas Dunia Melesat

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga emas dunia menguat pada Senin, 2 November 2026. Kenaikan harga emas dunia bangkit dari level terendah dalam satu tahun yang dicapai…

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mewaspadai kenaikan harga pangan atau volatile food di tengah kondisi kekeringan yang berpotensi…

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim Djojohadikusumo terkait rencana pemerintah memajaki tukang cukur dan tukang pijat…

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Seorang pria berinisial MRF, 28 tahun, warga Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, diduga memperkosa seorang mahasiswi U…