PRANCIS VS SPANYOL, FINAL KEPAGIAN

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com - Laga Prancis vs Spanyol banyak dianggap sebagai final kepagian. Kedua tim sama-sama tidak terkalahkan dalam enam pertandingan sejak fase grup Piala Dunia 2026 dan sama-sama dalam performa terbaik.

"TIDAK ada pertandingan yang mudah. Kami akan harus memainkan sepakbola yang sempurna. Ini adalah semifinal. Semua tim ingin lolos ke final. Kami enggak akan menahan diri, kami akan memainkan sepakbola terbaik," Zaire-Emery, gelandang Paris Saint-Germain (PSG), mengungkapkan, kemarin.

Duel akbar ini tersaji di Stadion Dallas Amerika Serikat, Rabu (15/7/2026) pukul 02.00 WIB. Ini saat Prancis bersua Spanyol dalam babak semifinal Piala Dunia 2026. Laga berpotensi ketat dengan dua tokoh utama, Kylian Mbappe lawan Lamine Yamal.

Pertandingan ini menjadi panggung bagi dua tim dengan nilai pasar tertinggi di sepak bola dunia. Berdasarkan data Transfermarkt, total nilai pasar kedua skuad mencapai sekitar 3,21 miliar dolar AS (Rp57,9 triliun). Prancis menjadi tim dengan valuasi tertinggi, yakni sekitar 1,78 miliar dolar AS (Rp32,1 triliun), sedangkan Spanyol berada di angka 1,43 miliar dolar AS (Rp25,7 triliun).

Prancis datang ke semifinal Piala Dunia 2026 dengan modal sempurna usai sapu bersih 6 kemenangan beruntun. Les Bleus lolos sebagai juara Grup I sebelum menyingkirkan Swedia, Paraguay, dan Maroko. Di sisi lain, Spanyol juga belum kalah dengan lima kemenangan beruntun selepas hasil imbang pada laga pembuka Grup H melawan Cape Verde.

Dalam 2 turnamen terakhir, hasil pertemuan kedua kubu lebih berpihak ke Spanyol. La Roja menekuk Les Bleus di semifinal Euro 2024 dan menang dramatis 5-4 di UEFA Nations League 2025. Namun, sebelumnya Prancis juga pernah unggul 2-1 pada final UEFA Nations League 2021.

Karena tiket final Piala Dunia 2026 jadi taruhan, duel Prancis vs Spanyol kali ini diprediksi berlangsung ketat. Prancis mengandalkan lini serang eksplosif di bawah komando Kylian Mbappe, sementara Spanyol tetap bertumpu pada permainan kolektif dan dominasi penguasaan bola racikan Luis de la Fuente.

Adu ketajaman lini depan dan dominasi penguasaan bola diprediksi jadi warna utama di semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Spanyol. Kedua tim impresif sepanjang turnamen, tetapi mengandalkan pendekatan berbeda untuk menang.

Mbappe Pimpin Persaingan Sepatu Emas

Statistik FIFA menunjukkan, ketajaman Prancis terlihat dari efektivitas Mbappe dan kolega dalam memanfaatkan peluang. Menariknya, Les Bleus dan Spanyol sama-sama sudah melepas 110 tembakan sepanjang turnamen.

Bedanya, Prancis mampu mengonversi peluang itu menjadi 16 gol, sedangkan Spanyol baru mencetak 11 gol. Singkatnya, kualitas penyelesaian akhir tim asuhan Didier Deschamps lebih klinis. Deschamps juga terlihat memberi kebebasan lebih kepada lini depannya dibanding turnamen-turnamen lain.

Kombo Mbappe, Dembele, Michael Olise, serta Desire Doue atau Bradley Barcola bikin serangan Les Bleus lebih dinamis dan sulit diprediksi. Mbappe kini memimpin persaingan Sepatu Emas bersama Lionel Messi dan Erling Haaland dengan koleksi delapan gol.

Kendati demikian, Prancis masih punya pekerjaan rumah di lini tengah. Manu Kone sempat mengalami masalah pada lutut saat menghadapi Maroko, sedangkan Aurelien Tchouameni masih berpacu dengan waktu untuk pulih dari cedera paha. Jika keduanya belum dalam kondisi terbaik, keseimbangan lini tengah Les Bleus bisa terganggu saat bersua lini tengah Spanyol yang dikenal kuat menguasai bola.

Dikubu lawan, Tim Matador kembali unjuk mental juara selepas mendepak Portugal dan Belgia secara beruntun. Mikel Merino kembali tampil sebagai penentu kemenangan atas Belgia, setelah sebelumnya juga mencetak gol penting saat menghadapi Portugal.

Rodri Jadi Pusat Permainan

Kekuatan terbesar Spanyol, merujuk statistik FIFA, tetap ada di organisasi permainan mereka. Tim asuhan Luis de la Fuente hanya bobol satu gol serta mencatat lima clean sheet sepanjang Piala Dunia 2026. Ketangguhan lini belakang itu didukung dominasi lini tengah yang jago mengontrol jalannya laga. Spanyol sudah mencatat 4.000 operan lebih di turnamen ini, lebih banyak dibanding Prancis.

Rodri menjadi pusat permainan dengan kemampuannya mengatur tempo, didukung kreativitas Dani Olmo, Fabian Ruiz, hingga Pedri yang siap kembali memperebutkan tempat di lini tengah. Di sektor sayap, Lamine Yamal memang belum setajam saat Euro 2024, tetapi winger berusia 18 tahun itu tetap berpotensi mengancam berkat kecepatan dan skill menggiring bolanya.

Lini depan La Furia Roja juga tidak bergantung pada satu pemain. Mikel Oyarzabal memang berstatus sebagai top skor tim dengan empat gol, tetapi kontribusi gol La Roja tersebar dari sejumlah pemain seperti Merino, Ferran Torres, Nico Williams, hingga Yeremy Pino. Kedalaman skuad ini memberi Luis de la Fuente banyak opsi untuk mengubah jalannya pertandingan apabila diperlukan.

Pertarungan di Lini Tengah Vital

Secara kualitas individu, kedua tim nyaris berimbang. Prancis sedikit unggul dalam efektivitas serangan balik melalui Mbappe dan Dembele, sedangkan Spanyol lebih nyaman mengendalikan ritme laga lewat penguasaan bola. Pertarungan ini diprediksi vital, menentukan apakah laga berjalan sesuai tempo Spanyol atau berubah menjadi duel transisi cepat yang menguntungkan Prancis. ap/espn/afp/usp

Berita Terbaru

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengacak-acak Kota Madiun, Rabu (7/10/2026). Kali ini, tim antirasuah mend…

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tak main-main terhadap pelaku usaha yang merusak lingkungan. Usaha kuliner di kawasan Kejuron…

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Semangat Hari Kesaktian Pancasila diwujudkan PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui aksi nyata menjaga k…

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pawon Jenggolo kembali mencuri perhatian para pencinta kuliner lewat penawaran menu andalan di Lime Restaurant Favehotel Sidoarjo m…

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - AK 69 penjual Sate di warungnya, berteriak kesakitan karena terkena tusukan Sajam pada leher kiri dan kepalanya, teriak an Kakek di…

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pameran pernikahan terbesar dan terlengkap, yang dititel Serba-Serbi Manten Expo Nusantara 2026, sangat memukau dan menyita p…