Minim Peminat, Pemkab Tulungagung Kurangi Target Rombel Sekolah Rakyat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim Survei Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meninjau lahan yang diusulkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Rusunawa Jepun. SP/Foto:antara
Tim Survei Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meninjau lahan yang diusulkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Rusunawa Jepun. SP/Foto:antara

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pasca kesulitan memenuhi kebutuhan calon peserta (peminat) didik baru untuk sistem pendidikan berasrama, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, mengurangi target jumlah. Pasalnya, sebagian besar calon peserta didik masih berusia dini sehingga orang tua belum siap melepas anak mereka mengikuti pendidikan dengan sistem asrama.

Diketahui, untuk usulan awal sebanyak tiga rombel jenjang SD disesuaikan menjadi dua rombel sesuai hasil pembahasan bersama pemerintah pusat. Sedangkan untuk penyesuaian dilakukan karena proses penjaringan siswa SD lebih sulit dibanding jenjang SMP dan SMA.

"Usulan kami untuk jenjang SD awalnya tiga rombel, tetapi yang disetujui dua rombel," jelas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung Reni Prasetiawati Ika Septiwulan, Senin (27/07/2026).

Sehingga, untuk mengatasi kendala tersebut, Dinas Sosial melakukan pendekatan kepada keluarga calon peserta didik, termasuk membuka peluang orang tua mendampingi anak pada hari-hari awal tinggal di asrama. "Kami melakukan pendekatan kepada orang tua. Bahkan bila diperlukan mereka bisa mendampingi anak selama satu hingga dua hari pertama," ujarnya.

Perlu diketahui, Sekolah Rakyat di Tulungagung dirancang menampung sekitar 1.000 siswa mulai jenjang SD, SMP hingga SMA. Untuk calon peserta didik diprioritaskan berasal dari keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) kategori desil 1 dan desil 2.

Selain menyediakan layanan pendidikan gratis, program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pemberdayaan ekonomi, bantuan modal usaha, serta perbaikan rumah bagi keluarga yang memenuhi syarat. "Program ini tidak hanya menyasar pendidikan anak, tetapi juga pemberdayaan keluarganya agar lebih mandiri," kata Reni. tl-01/dsy

Berita Terbaru

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…