PETA CINTA Gus Fawait Permudah Layanan KTP, Warga Tak Perlu ke Dispendukcapil

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember terus mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Melalui program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan), Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait memastikan pengurusan dokumen kependudukan kini dapat diselesaikan langsung di kantor kecamatan melalui inovasi PETA CINTA (Pelayanan Tuntas Cetak KTP Elektronik di Kecamatan).

Hal tersebut disampaikan Gus Fawait saat berdialog dengan warga dalam kegiatan Bunga Desaku di Balai Desa Rambipuji, Rabu (29/7/2026). Menurutnya, masyarakat tidak perlu lagi datang ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) di pusat kota untuk mengurus KTP elektronik maupun dokumen kependudukan lainnya.

"Kalau mengurus KTP dipersulit atau tidak dilayani dengan baik, silakan laporkan melalui Wadul Guse. Pemerintah harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegas Gus Fawait.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jember, Bambang Saputro, menjelaskan program PETA CINTA telah diterapkan sejak 5 Januari 2026 sebagai upaya mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Melalui program ini, warga dapat mengurus KTP elektronik, Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran, akta kematian, hingga surat pindah penduduk langsung di seluruh kantor kecamatan tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil.

Menurut Bambang, Disdukcapil juga memastikan ketersediaan blanko KTP elektronik dalam kondisi aman, sehingga proses pencetakan dapat dilakukan lebih cepat. Kondisi tersebut berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya ketika pencetakan KTP sempat terkendala keterbatasan blanko dari pemerintah pusat.

Program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang warga Kecamatan Rambipuji, Chiyarul Faizah, mengaku sangat terbantu karena dapat mengurus perubahan data Kartu Keluarga dan KTP miliknya beserta suami tanpa harus pergi ke kantor Disdukcapil di Jalan Jawa.

"Pelayanannya sangat memuaskan dan sangat memudahkan masyarakat. Dulu setelah mengurus di kecamatan kami masih harus ke kantor Disdukcapil. Sekarang bisa selesai lebih dekat, sehingga jauh lebih praktis," ujarnya.

Pemkab Jember berharap inovasi PETA CINTA dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memangkas waktu, biaya, dan antrean masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen reformasi birokrasi yang diusung Gus Fawait untuk menghadirkan layanan pemerintah yang lebih cepat, mudah, dan dekat dengan masyarakat hingga tingkat kecamatan dan desa. rko
 
 

Berita Terbaru

IHSG Ditutup Menguat Didukung Neraca Perdagangan Lebih dari Ekspektasi

IHSG Ditutup Menguat Didukung Neraca Perdagangan Lebih dari Ekspektasi

Selasa, 03 Nov 2026 07:03 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 07:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore ditutup menguat didukung oleh data neraca perdagangan domestik…

Tegaskan Tak Ekspor Listrik ke Singapura, Bahlil: Izin di ESDM, Bukan Danantara

Tegaskan Tak Ekspor Listrik ke Singapura, Bahlil: Izin di ESDM, Bukan Danantara

Selasa, 03 Nov 2026 07:01 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 07:01 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia,…

Menperin Dorong Pemanfaatan Momentum Positif Industri Nasional

Menperin Dorong Pemanfaatan Momentum Positif Industri Nasional

Selasa, 03 Nov 2026 06:59 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 06:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk memanfaatkan momentum positif prospek…

50-60 Juta Ton Batu Bara RI Diduga Transit di Singapura

50-60 Juta Ton Batu Bara RI Diduga Transit di Singapura

Selasa, 03 Nov 2026 06:57 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 06:57 WIB

SURABAYAPAGI.com - Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Tri Winarno mengatakan sebanyak 50-60 juta ton batu bara yang diekspor Indonesia…

Istri Sah Dwi Bagus Baru Tahu Suaminya Sudah Nikah Siri selama Dua Tahun

Istri Sah Dwi Bagus Baru Tahu Suaminya Sudah Nikah Siri selama Dua Tahun

Selasa, 03 Nov 2026 06:55 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 06:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Martha Amalia Ifl ahah, istri sah Dwi Bagus Martono, mengaku baru mengetahui suaminya memiliki istri siri yang telah dinikahi selama …

Pemakzulan Gibran Tak Jatuhkan Prabowo

Pemakzulan Gibran Tak Jatuhkan Prabowo

Selasa, 03 Nov 2026 06:53 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 06:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pakar Hukum Tata Negara, Denny Indrayana, menegaskan wacana pemakzulan (impeachment) terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…