Bank Jatim Dorong Penguatan Peran BPD Lewat Bedah Buku BPD Resilient, Competitive and Contributive

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - Bank Pembangunan Daerah (BPD) memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Sejalan dengan hal tersebut, Bank Jatim turut mendorong penguatan perspektif dan pemikiran mengenai masa depan BPD melalui kegiatan bedah buku karya Prof. Muhammad Mas’ud Said MM., Ph.D yang berjudul Bank Pembangunan Daerah Resilient, Competitive and Contributive yang telah dilaksanakan pada Rabu (12/8/2026) di Aseec Tower Universitas Airlangga Surabaya.

Kegiatan ini menjadi ruang diskusi untuk membahas tantangan, peluang, serta strategi penguatan BPD agar semakin resilien, kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pembangunan daerah. 

Adapun diskusi tersebut dimoderatori oleh Dahlan Iskan dan menghadirkan sejumlah panelis, di antaranya Wakil Direktur III Sekolah Pascasarjana Unair Surabaya Prof. Dr. Suparto Wijoyo serta Direktur Teknologi Informasi, Digital, dan Operasi Bank Jatim Dodit W. Probojakti.

Sebagai penulis buku, Prof. Mas’ud menyampaikan bahwa keberadaan BPD memiliki posisi yang sangat penting dalam ekosistem pembangunan daerah.

Menurutnya, BPD tidak hanya dituntut untuk memiliki kinerja bisnis yang sehat, tetapi juga harus mampu menjawab kebutuhan pembangunan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di wilayah operasionalnya. 

”BPD harus mampu menjadi institusi yang resilien, kompetitif, sekaligus kontributif. Resilien berarti memiliki kemampuan untuk bertahan dan beradaptasi menghadapi berbagai perubahan. Kompetitif berarti mampu bersaing melalui inovasi dan tata kelola yang baik. Sementara kontributif berarti keberadaan BPD harus memberikan manfaat dan dampak yang nyata bagi pembangunan daerah,” ujarnya. 

Lebih lanjut, Prof. Mas’ud menekankan bahwa penguatan BPD membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah daerah, regulator, akademisi, pelaku industri, maupun masyarakat. 

Perubahan lingkungan bisnis dan perkembangan teknologi menuntut BPD untuk terus melakukan transformasi agar tetap relevan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Ke depan, BPD perlu membangun kapasitas yang kuat, melakukan transformasi secara berkelanjutan, dan memperkuat kolaborasi. BPD harus mampu membaca perubahan dan menjadikan tantangan sebagai peluang untuk tumbuh serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Dodit juga menyampaikan bahwa transformasi digital menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat daya saing BPD.

Pemanfaatan teknologi perlu diiringi dengan penguatan tata kelola, keamanan, inovasi layanan, serta kemampuan bank dalam menghadirkan solusi keuangan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pemerintah daerah. 

“BPD ke depan tidak cukup hanya resilient dalam menghadapi berbagai tantangan, tetapi juga harus kompetitif dalam memenangkan persaingan dan kontributif dalam memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah. Transformasi digital menjadi salah satu fondasi penting untuk mewujudkan hal tersebut,” katanya.

Menurut Dodit, perkembangan teknologi dan perubahan ekspektasi masyarakat terhadap layanan perbankan telah mendorong BPD untuk terus berinovasi. 

Digitalisasi tidak hanya berkaitan dengan penyediaan layanan perbankan secara digital, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas proses bisnis, kualitas layanan, serta pengambilan keputusan berbasis data.

Melalui buku Bank Pembangunan Daerah Resilient, Competitive and Contributive, Prof. Mas’ud menghadirkan perspektif mengenai pentingnya penguatan BPD agar mampu menghadapi berbagai dinamika sekaligus mempertahankan perannya sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah. 

Kegiatan bedah buku ini diharapkan dapat memperkaya wawasan dan membuka ruang dialog antara akademisi dan praktisi mengenai arah pengembangan BPD ke depan.

Forum tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendorong BPD yang semakin adaptif, inovatif, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi berkelanjutan bagi pembangunan daerah.

Sebagai salah satu BPD, Bank Jatim berkomitmen untuk terus memperkuat transformasi, inovasi, dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Upaya tersebut sejalan dengan peran Bank Jatim untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah sekaligus memberikan layanan perbankan yang semakin relevan bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Tag :

Berita Terbaru

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Perkara dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan sejumlah warga negara asing (WNA) di Surabaya mulai m…

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pengawasan dan monitoring e…

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menggeledah Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional …

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sekitar 15 calon pedagang mendatangi kantor Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Kamis (24/9). Mereka ingin menyewa kios atau los…

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebanyak 2.500 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 untuk m…

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aset milik Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Dalam pemeriksaan ter…