Fasilitasi Angkutan Pelajar Gratis, Pemkot Malang Terapkan Standar Ketat Bertahap

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Deretan angkutan kota yang berjajar di Balai Kota Malang saat peluncuran layanan Angkutan Pelajar Gratis oleh pemerintah daerah setempat. SP/MLG
Deretan angkutan kota yang berjajar di Balai Kota Malang saat peluncuran layanan Angkutan Pelajar Gratis oleh pemerintah daerah setempat. SP/MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti layanan angkutan pelajar gratis, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tengah mengupayakannya secara bertahap dengan melihat hasil verifikasi syarat pada angkutan kota (angkot) dengan menerapkan standar ketat dalam pelaksanaan layanan itu, setiap angkot yang didaftarkan melalui koperasi harus terlebih dahulu menjalani verifikasi kartu pengawasan angkutan.

Sehingga, apabila kartu pengawasan angkutan telah dinyatakan sesuai, maka sebuah angkot dinyatakan layak beroperasi sebagai angkutan pelajar gratis. Sedangkan untuk saat ini, jumlah angkot yang ideal untuk dioperasikan sebagai angkutan pelajar gratis adalah 96 unit dan hingga kini baru terpenuhi sebanyak 66 unit.

"Karena dengan kartu itu dia lolos syarat uji KIR dan dipastikan STNK-nya hidup. Jadi, satu syarat sudah meliputi banyak komponen. Jadi sekarang itu menunggu karena angkutan kota bisa dari koperasi yang bekerja sama dengan Dishub menjalankan angkutan pelajar gratis, untuk awal ini 66 unit dulu," ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Widjaja Saleh Putra, Rabu (02/09/2026).

Sementara, terkait tenggat waktu pemenuhan ketersediaan fasilitas angkutan pelajar gratis pihaknya menyatakan jika itu bergantung kembali kepada pihak koperasi. Selain itu, Dishub Kota Malang memastikan terus melakukan sosialisasi bergulirnya layanan tersebut kepada sekolah, murid, dan orang tua dengan menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat.

Sosialisasi dikatakan oleh dia menjadi langkah penting guna memastikan program tersebut berjalan maksimal dalam memenuhi kebutuhan mobilisasi pelajar dari rumah ke sekolah maupun sebaliknya. Kemudian, pihaknya tetap melaksanakan pemantauan untuk mengetahui efektivitas kendaraan menjangkau area sekolah di Kota Malang.

Jam operasional layanan angkutan pelajar gratis berlangsung pada saat jam masuk dan pulang sekolah. Pemkot setempat mengalokasikan anggaran untuk program itu sebesar Rp1,9 miliar dan menerapkan buy the service (BTS) pada skema operasional secara langsung kepada pihak koperasi yang menaungi seluruh sopir angkot. ml-01/dsy

Berita Terbaru

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 174 dari total 198 desa telah berstatus Desa Mandiri berdasarkan hasil Pemutakhiran In…