Menkeu Bidik Lima Pegawai Pajak yang Paling Dicuriga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya untuk terus membenahi internal serta menindak tegas oknum pegawai di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang terbukti melakukan pelanggaran.

Bahkan khusus untuk penanganan dugaan penyimpangan pada jenis pajak tertentu, ia membuat daftar peringkat (ranking) lima pegawai yang paling dicurigai bermasalah untuk ditindak lanjut.

“Untuk beberapa kasus, misalnya saya lihat curiga, hal tertentu ya, mereka masih main, untuk pajak tertentu saya ranking 5 orang terbesar siapa yang dianggap main-main, terus mungkin 3 orang saya rumahkan. Itu memberi pesan ke pegawai pajak bahwa kita serius memperbaiki kualitas pengumpulan pajak,” ujar Purbaya.

Selain tindakan tegas secara individual, Kemenkeu juga sering merombak susunan pejabat di tingkat eselon 2, eselon 3, hingga eselon 4. Pegawai dengan kinerja kurang baik dipindahkan ke daerah, sementara pegawai berprestasi ditempatkan di kantor-kantor penerimaan pajak skala besar untuk memaksimalkan tax collection.

“Kan masyarakat sudah tahu sering bocor sana-sini. Misalnya saya periksa lah kira-kira pejabat mana yang sering mengerjakan hal-hal yang negatif, saya reorganize. Hampir semua orang pajak, eselon 2, eselon 3, eselon 4 saya kocok ulang, saya pindahin yang kurang baik ke daerah, yang baik ke pusat-pusat yang pengumpulan pajaknya besar, kantor-kantor pajak besar,” paparnya.

Langkah pembersihan internal ini juga diterapkan di DJBC melalui reorganisasi struktur serta pembukaan akses bagi aparat penegak hukum.

Purbaya Optimistis

Menkeu menyatakan bahwa lembaga penegak hukum seperti KPK, Kepolisian, dan Kejaksaan kini dapat memproses oknum yang terindikasi melanggar hukum secara adil dan transparan.

“Di Bea Cukai juga sama, saya organize semua, yang kemarin dianggap mencurigakan sudah ditangkap KPK kan? Itu kan sebelumnya nggak bisa. Mungkin 10 atau 15 tahun terakhir orang pajak dan Bea Cukai itu aman karena polisi, kejaksaan, KPK juga nggak bisa masuk. Sekarang saya bebaskan, bukan saya bebaskan, saya bilang kalau ada kesalahan masuk saja, nanti diproses sesuai dengan faktanya secara balance, secara fair,” terangnya.

Melalui penutupan kebocoran anggaran, reorganisasi pejabat, dan penindakan tegas terhadap pegawai nakal, Purbaya optimistis kinerja penerimaan pajak dan bea cukai kini sudah jauh lebih membaik.

Alhasil, menurutnya penerimaan pajak (tax collection) sampai akhir Juli 2026 tumbuh hampir 30% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi ini hanya karena perbaikan internal saja.

“Tax collection kita sampai dengan akhir Juli tahun ini tumbuhnya hampir 30% dibanding tahun lalu. Lalu itu tumbuhnya negatif. Jadi penerimaan kita kuat, nggak lemah. Ruang fiskal juga masih terbuka lebar, cukup kuat,” tutur Purbaya.ec, dna

Berita Terbaru

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Kini, Banyak Calon Manajer Kopdes Bertanya Kepastian Kerjanya

Kini, Banyak Calon Manajer Kopdes Bertanya Kepastian Kerjanya

Jumat, 25 Sep 2026 08:19 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:19 WIB

SURABAYAPAGI.com - Belakangan ini banyak sekali calon manajer Koperasi Desa dan Kampung Nelayan yang bertanya-tanya soal kepastian kerjanya. Sebagian besar…