Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Nganjuk Batasi Bawang Merah Masuk dari Luar Daerah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi (dua dari kanan) dalam pendampingan petani bawang merah "Pestani Bawang Merah Nyawiji" di Nganjuk. SP/ NGJ
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi (dua dari kanan) dalam pendampingan petani bawang merah "Pestani Bawang Merah Nyawiji" di Nganjuk. SP/ NGJ

i

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan melindungi hasil produksi petani lokal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk, membatasi masuknya bawang merah dari luar daerah yang berpotensi menekan harga bawang merah hasil panen petani Nganjuk.

"Memang tidak ada aturan tertulis, tetapi kita harus mengantisipasi jangan sampai merusak harga," jelas Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Selasa (08/09/2026).

Menurutnya, masuknya bawang merah dari luar daerah juga perlu diawasi untuk menjaga citra produk bawang merah Nganjuk yang dinilai memiliki kualitas baik. Selain itu, pemerintah daerah juga berupaya menjaga harga dengan mengatur waktu panen agar petani tidak memanen secara bersamaan sehingga pasokan tidak berlebihan di pasaran.

Pemkab Nganjuk juga telah melakukan pendampingan kepada petani melalui kerja sama dengan TNI Angkatan Laut serta memantau perkembangan harga bawang merah di tingkat petani.

Lebih lanjut, Marhaen menyebut luas lahan bawang merah di Nganjuk sekitar 22 ribu hektare. Saat ini, sudah mulai panen raya bawang merah di daerahnya. Panen tersebut baru mencapai sekitar 40-50 persen dan diperkirakan berlangsung hingga akhir September 2026. Dan hasil panen bawang merah di Nganjuk saat ini mencapai sekitar 25 ton per hektare. Produksi tersebut juga cukup bagus di tengah gempuran serangan hama seperti ulat.

Marhaen juga mengatakan saat ini harga bawang merah relatif masih murah sekitar Rp18 ribu per kilogram. Ia berharap harga komoditas bawang merah juga bisa naik terus di atas Rp20 ribu per kilogram. Dengan itu, bisa memberikan keuntungan yang layak bagi petani.

Sehingga, tingkat keuntungan petani sangat bergantung pada hasil panen. Apabila produksi berada di bawah dua ton, keuntungan yang diperoleh petani dinilai relatif tipis, sedangkan hasil panen di atas dua ton masih memberikan keuntungan. Sehingga, pemerintah diharapkan bisa membantu petani dengan memberikan pupuk subsidi yang juga lebih, sehingga bisa menekan operasional. ng-01/dsy

Berita Terbaru

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…