Pelayanan Viral Di Medsos, RS Darmayu Ponorogo Beri Penjelasan, Sebut Ada Miskomunikasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rumah Sakit Darmayu Ponorogo. 
Rumah Sakit Darmayu Ponorogo. 

i

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Rumah Sakit Darmayu yang viral di Media Sosial (Medsos) Face Book sejak Selasa (15/09/2026) kemarin pagi, akibat postingan keluarga pasien yang mengeluh terkait pelayanan rumah sakit, akhirnya ditanggapi serius oleh pihak menejemen. 

Direktur RS Darmayu Ponorogo, dr. Kusuma Luthfiana, secada khusus meluruskan informasi yang beredar di jagat maya terkait keluhan kluarga pasien berinisial J (54) warga Tumpak Pelem Kecamatan Sawoo tersebut.

Ia menjelaskan, sebelumnya pasien datang ke IGD RS Darmayu sekitar pukul 03.00 WIB dengan keluhan nyeri perut. Tim medis kemudian melakukan pemeriksaan dan memberikan pengobatan sesuai kondisi klinis pasien. Setelah mendapatkan penanganan, kondisi pasien disebut membaik dan pasien dianjurkan menjalani rawat jalan.

Kusuma mengatakan, saat penanganan berlangsung, pihak rumah sakit juga berkomunikasi dengan keluarga pasien. Keluarga menyampaikan bahwa pasien sebelumnya pernah berobat di rumah sakit lain, tetapi tidak membawa berkas rekam medis maupun hasil pemeriksaan sebelumnya. 

Untuk mengetahui lebih lanjut penyebab nyeri perut, rumah sakit kemudian menyarankan pemeriksaan ultrasonografi (USG). 

“Kami informasikan kalau di rumah sakit, dokter spesialisnya ready di sekitar jam 8. Setelah itu kita pastikan pasien yang sudah pulang itu memang benar-benar sudah membaik,” katanya, Rabu (16/09/2026).

Menurut Kusuma, pemeriksaan USG merupakan pemeriksaan penunjang dan bukan syarat seseorang untuk mendapatkan perawatan inap. Keputusan rawat inap, kata dia, ditentukan berdasarkan kondisi klinis dan tingkat kegawatan pasien. 

“Jadi rawat inap itu tidak harus syaratnya bawa USG. Syaratnya memang harus ada indikasi rawat inap, dan itu memang kasusnya kegawatan, butuh tindakan segera, pengobatan segera,” ujarnya. 

Ia menambahkan, pemeriksaan penunjang dapat dilakukan setelah kondisi pasien stabil apabila memang tidak harus dilakukan segera.

Terkait informasi yang beredar di media sosial, Kusuma menduga terjadi miskomunikasi dalam memahami penjelasan tim medis mengenai pemeriksaan USG dan rawat inap. 

“Mungkin seperti itu, karena kita menyarankan untuk pemeriksaan tambahan, jadi dikiranya, ‘Oh, berarti nek rawat inap kudu USG.’ Padahal yang menentukan dia dirawat inap atau tidak itu kasusnya gawat atau tidak dan segera dilakukan tindakan,” jelasnya. 

Ia memastikan pasien saat itu masih berada di IGD ketika proses komunikasi dan observasi dilakukan.

Kusuma juga menyampaikan, pihak rumah sakit telah berkomunikasi langsung dengan keluarga pasien di rumahnya untuk memberikan penjelasan. Menurut dia, keluarga menyatakan telah mendapatkan jawaban atas pertanyaan yang sebelumnya disampaikan melalui media sosial. Bahkan, keluarga kemudian menutup kolom komentar setelah memperoleh penjelasan dari rumah sakit.

 “Dari jawaban rumah sakit, mereka sudah merasa puas atas pelayanan dari kami,” kata Kusuma. 

Ia menambahkan, kondisi pasien juga disebut sudah lebih baik, meskipun masih dalam kondisi yang belum sepenuhnya stabil dan direncanakan menjalani pemeriksaan USG serta konsultasi lebih lanjut.

Kusuma mengimbau masyarakat agar menyampaikan keluhan atau pertanyaan terkait pelayanan rumah sakit melalui saluran komunikasi resmi sebelum menyebarkannya di media sosial. 

RS Darmayu, kata dia, terbuka memberikan penjelasan mengenai prosedur maupun pelayanan kepada pasien dan keluarga. Masyarakat dapat menghubungi WhatsApp Humas RS Darmayu di nomor 0822 4555 4942 atau mengirimkan pesan langsung melalui media sosial resmi rumah sakit. 

“Rumah sakit juga sangat terbuka untuk itu,” pungkasnya.roh

Berita Terbaru

HUT Jatim Tak Sekadar Seremoni, Ada Servis Motor, Pasar Murah hingga Bantuan Air Bersih

HUT Jatim Tak Sekadar Seremoni, Ada Servis Motor, Pasar Murah hingga Bantuan Air Bersih

Selasa, 06 Okt 2026 21:03 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 21:03 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang berlangsung Oktober …

Usai Keributan Pasar Buah Tanjungsari, Terdakwa Sebut Korban Beraktivitas Normal

Usai Keributan Pasar Buah Tanjungsari, Terdakwa Sebut Korban Beraktivitas Normal

Selasa, 06 Okt 2026 20:20 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 20:20 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Fakta baru terungkap dalam sidang perkara dugaan pengeroyokan terhadap Louis Prasetyo di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (…

From This Island Tegaskan Komitmen Berkelanjutan, Salurkan Rp420 Juta untuk Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal

From This Island Tegaskan Komitmen Berkelanjutan, Salurkan Rp420 Juta untuk Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal

Selasa, 06 Okt 2026 19:31 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta, 6 Oktober 2026 – Selama 2,5 tahun hadir di Indonesia, From This Island berkomitmen mengalokasikan 1% dari total penjualan produk m…

VinFast VF 3 Raih Penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” di Disway Awards

VinFast VF 3 Raih Penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” di Disway Awards

Selasa, 06 Okt 2026 19:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta, 5 Oktober 2026 – VinFast VF 3, mini SUV asal Vietnam, berhasil meraih penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” untuk kategori Passe…

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lamongan terus mendorong kreativitas generasi muda dan masyarakat dalam…

Tarik Minat Milenial Muda untuk Jaga Keberlangsungan Pertanian

Tarik Minat Milenial Muda untuk Jaga Keberlangsungan Pertanian

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Seiring dengan kemampuan swasembada pangan serta etos kerja petani yang luar biasa dimiliki Kabupaten Lamongan, Bupati Yuhronur…