Adaptasi Era Teknologi, Pemkab Tulungagung Maksimal Peran Medsos untuk Pelayanan Masyarakat

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin saat menyampaikan berbagai program layanan serta informasi publik. SP/ DUCHAN
Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin saat menyampaikan berbagai program layanan serta informasi publik. SP/ DUCHAN

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Ditengah perubahan pola komunikasi masyarakat yang semakin bergeser ke ruang digital, keberadaan media sosial tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana penyebarluasan informasi pemerintahan. Platform digital juga menjadi ruang interaksi antara pemerintah dengan masyarakat, termasuk dalam menyampaikan berbagai program layanan serta informasi publik.

Transformasi ruang komunikasi itulah yang kini tengah dimaksimalkan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, selain komunikasi tatap muka secara langsung. Optimalisasi itu, menjadi salah satu perhatian dalam pelatihan optimalisasi pemanfaatan media sosial oleh organisasi perangkat daerah Kabupaten Tulungagung dalam program Dosen Berkarya (Dokar) Universitas Brawijaya di Tulungagung.

"Perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola masyarakat dalam mengakses informasi. Karena itu OPD (organisasi perangkat daerah) dituntut tidak hanya hadir di media sosial, tetapi juga mampu mengelolanya sebagai sarana komunikasi publik yang efektif," kata Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin.

Menurutnya media sosial pemerintah harus mampu menjadi sumber informasi yang benar, mudah dipahami dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Baharudin menegaskan keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Baharudin meminta pemanfaatan media digital tidak hanya berhenti pada penyampaian program maupun kegiatan, akan tetapi juga membuka ruang interaksi dengan masyarakat. Ia berharap penguatan komunikasi publik melalui media sosial dapat berdampak pada meningkatnya kualitas pelayanan masyarakat. 

"Dengan kolaborasi bersama seluruh pihak, semoga bisa memperluas keterbukaan informasi dan meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat, membuka ruang publik dan komunikasi yang baik antara pemkab dan masyarakat," pungkasnya.

Kepala Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya, Azizun Kurnia Ilahi menambahkan bahwa perkembangan media sosial tidak bisa dihadapi dengan cara lama. Ia menyebut media sosial bisa menjadi alat yang membantu pemerintah dalam menyampaikan informasi, namun disisi lain juga bisa menimbulkan persoalan jika tidak dikelola dengan tepat.

"Karena media sosial berkembang dengan cepat. Medsos bisa mendukung maupun melukai kita, yang penting tergantung bagaimana kita mitigasinya," kata Azizun.

Azizun menggambarkan perubahan teknologi tersebut seperti perkembangan alat transportasi. Seperti misalnya tranformasi transportasi seperti andong, becak, delmat, angkot hingga layanan transportasi berbasis online yang mengubah kebiasaan masyarakat. Menurutnya perubahan itu merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari.

"Yang harus dilakukan adalah terus belajar dan beradaptasi," ujarnya.

Lewat pelatihan itu, Azizun berharap para pengelola media sosial OPD di Kabupaten Tulungagung memiliki pemahaman yang lebih seragam dalam mengelola kanal digital pemerintah. Sehingga pemanfaatan media sosial tidak hanya sebatas wadah penyampaian informasi, namun juga interaksi.

"Ini upaya kita agar bapak/ibu bisa mengoptimalkan media sosial, sehingga kita punya persepsi yang sama dalam pengelolaan media sosial OPD yang ada di Kabupaten Tulungagung," pungkasnya. can

Berita Terbaru

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pawon Jenggolo kembali mencuri perhatian para pencinta kuliner lewat penawaran menu andalan di Lime Restaurant Favehotel Sidoarjo m…

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - AK 69 penjual Sate di warungnya, berteriak kesakitan karena terkena tusukan Sajam pada leher kiri dan kepalanya, teriak an Kakek di…

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pameran pernikahan terbesar dan terlengkap, yang dititel Serba-Serbi Manten Expo Nusantara 2026, sangat memukau dan menyita p…

Dewi Pertiwi Jatim Bergerak Lawan Stunting, Bantu Balita di Lakarsantri

Dewi Pertiwi Jatim Bergerak Lawan Stunting, Bantu Balita di Lakarsantri

Rabu, 07 Okt 2026 17:29 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kepedulian terhadap tumbuh kembang anak terus didorong oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Dewi Pertiwi Jawa Timur. Organisasi t…

Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Lingkungan, Ketua Komisi A Dorong Pengembangan Urban Farming

Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Lingkungan, Ketua Komisi A Dorong Pengembangan Urban Farming

Rabu, 07 Okt 2026 17:26 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis lingkungan di Kota pahlawan. Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko…

Dugaan Korupsi Pengadaan Meter Air Tirta Pakuan Mencuat, Kejati Jabar Teruskan Laporan ke Polda

Dugaan Korupsi Pengadaan Meter Air Tirta Pakuan Mencuat, Kejati Jabar Teruskan Laporan ke Polda

Rabu, 07 Okt 2026 14:55 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:55 WIB

SURABAYA PAGI, Bandung- Dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan meter air di Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor tahun anggaran 2023 kembali mencuat. Tim…