PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Madiun dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap rancangan peraturan daerah non APBD tahun 2026, Senin (21/9/2026).
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Madiun dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap rancangan peraturan daerah non APBD tahun 2026, Senin (21/9/2026).

i

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun memberikan perhatian terhadap rencana perubahan ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Madiun. Dalam pandangannya Fraksi PDI-P meminta agar restrukturisasi dilakukan berdasarkan analisis beban kerja dan kebutuhan pelayanan bukan sekedar perampingan struktur birokrasi.

‎Ha itu disampaikan saat rapat paripurna DPRD Kabupaten Madiun dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap rancangan Perda Non APBD tahun 2026, Senin (21/9/2026).

‎Fraksi juga mengingatkan agar perubahan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) tidak membebani APBD dan justru mampu menghadirkan efisiensi anggaran. Selain itu, fraksi meminta penjelasan mengenai nomenklatur baru agar tidak menimbulkan tumpang tindih tugas pokok dan fungsi antar organisasi perangkat daerah.

‎PDIP turut menekankan pentingnya penerapan sistem merit dalam penataan sumber daya manusia agar tidak terjadi kekosongan jabatan maupun penempatan aparatur sipil negara yang tidak sesuai kompetensi.

‎"Tujuan akhirnya harus mempercepat pelayanan kepada masyarakat, termasuk menjawab keluhan terkait perizinan, pelayanan kesehatan, pertanian, dan infrastruktur," demikian salah satu poin pandangan umum Fraksi PDI Perjuangan.

‎Salah satu perubahan yang direncanakan ialah penggabungan Dinas Pertanian dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan menjadi satu organisasi.

‎Menanggapi itu Bupati Madiun Hari Wuryanto menjelaskan penggabungan tersebut tidak akan mengurangi layanan karena bidang-bidang teknis tetap dipertahankan. Menurutnya, struktur baru nantinya akan memiliki enam bidang yang mencakup pertanian, peternakan, perikanan, ketahanan pangan, perkebunan, dan hortikultura.

‎Ia juga memastikan kebutuhan pegawai akan disesuaikan melalui optimalisasi aparatur yang ada, terutama karena sekitar 11 ASN akan memasuki masa pensiun.

‎"Saat ini Dinas Pertanian sekitar 58 pegawai, sedangkan Ketahanan Pangan 35 pegawai. Nanti kita gabungkan, ditambah ada yang pensiun sekitar 11 orang, sehingga bisa lebih efisien," katanya.

‎Menurut Hari, restrukturisasi tersebut diharapkan dapat segera diberlakukan setelah Raperda disahkan agar penyesuaian anggaran dan pelaksanaan organisasi baru dapat berjalan sesuai target awal 2027. Waf

Tag :

Berita Terbaru

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 174 dari total 198 desa telah berstatus Desa Mandiri berdasarkan hasil Pemutakhiran In…

Perkuat Efisiensi Distribusi di Bangkalan, PLN UID Jatim Tingkatkan Kualitas Layanan Lewat Pilot Project OMP

Perkuat Efisiensi Distribusi di Bangkalan, PLN UID Jatim Tingkatkan Kualitas Layanan Lewat Pilot Project OMP

Selasa, 22 Sep 2026 17:18 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:18 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus memperkuat efisiensi distribusi dan meningkatkan kualitas layanan m…

Percepat Penyelesaian Aset Secara Efektif dan Berbasis Tata Kelola, Bank Jatim Dorong Akselerasi Lelang 2026

Percepat Penyelesaian Aset Secara Efektif dan Berbasis Tata Kelola, Bank Jatim Dorong Akselerasi Lelang 2026

Selasa, 22 Sep 2026 17:11 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat sinergi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dan…

Knauf Perkuat Akses Edukasi Konstruksi di Jatim dan Indonesia Timur Lewat Experience Centre Surabaya

Knauf Perkuat Akses Edukasi Konstruksi di Jatim dan Indonesia Timur Lewat Experience Centre Surabaya

Selasa, 22 Sep 2026 17:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT Knauf Plasterboard Indonesia (Knauf Indonesia) memperluas akses edukasi konstruksi ke Indonesia Timur melalui pembukaan Knauf E…

Ajak Ortu Dampingi Anak di Era Digital, Forum PAUD Lamongan Gelar Seminar Parenting

Ajak Ortu Dampingi Anak di Era Digital, Forum PAUD Lamongan Gelar Seminar Parenting

Selasa, 22 Sep 2026 16:06 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 16:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Guna meningkatkan kapasitas orang tua dalam pengasuhan anak di era digital, Forum PAUD bersama TP PKK Lamongan dan Dinas…

Pemkab Lamongan Gelar Konsultasi Publik Pantura, Perkuat Perlindungan SDA Hingga Kesejahteraan Masyarakat

Pemkab Lamongan Gelar Konsultasi Publik Pantura, Perkuat Perlindungan SDA Hingga Kesejahteraan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 16:01 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 16:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan mendukung penguatan pengelolaan Pantai Utara Jawa (Pantura), yang tidak hanya berorientasi pada…