Perluas Cakupan, Satgas MBG Petakan Ketimpangan Jumlah Dapur SPPG di Tulungagung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Tulungagung melakukan monitoring dan evaluasi di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Tulungagung. SP/ TLG
Petugas Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Tulungagung melakukan monitoring dan evaluasi di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Tulungagung. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebagai upaya dalam memperluas cakupan layanan program MBG kepada sasaran penerima manfaat, Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Tulungagung, memetakan ketimpangan jumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Untuk mengatasi ketimpangan tersebut, Satgas MBG Tulungagung melakukan sinkronisasi data penerima manfaat bersama koordinator wilayah Badan Gizi Nasional (BGN).

Sinkronisasi data dijadwalkan pada Oktober 2026 untuk memperoleh gambaran lebih akurat mengenai jumlah sasaran yang telah menerima layanan sekaligus memetakan kebutuhan di setiap kecamatan. Langkah tersebut diperlukan agar pengembangan layanan SPPG dapat disesuaikan dengan jumlah dan sebaran penerima manfaat, terutama di wilayah yang masih memiliki kesenjangan cakupan layanan.

Hal itu menindaklanjuti dari seluruh 19 kecamatan di daerah itu telah memiliki dapur SPPG yang beroperasi, namun jumlahnya belum sebanding dengan kebutuhan sasaran penerima manfaat di sejumlah wilayah. Dan berdasarkan pemetaan sementara, terdapat enam kecamatan yang masih membutuhkan tambahan dapur SPPG, yakni Tanggunggunung, Gondang, Pucanglaban, Pagerwojo, Sendang, dan Boyolangu.

"Secara jumlah, memang ada ketimpangan antarkecamatan untuk melayani sasaran. Jadi jumlah SPPG pada beberapa kecamatan itu belum merata karena ada yang kekurangan," jelas Anggota Satgas MBG Tulungagung Sri Wahyuni, Selasa (22/09/2026).

Kondisi tersebut menyebabkan sebagian sasaran penerima manfaat belum mendapatkan layanan MBG secara optimal. Di Kecamatan Tanggunggunung, misalnya, sekitar dua ribu sasaran masih belum terlayani. "Dikarenakan masih ada kecamatan yang kekurangan dapur SPPG, otomatis ada sasaran yang belum terlayani, sehingga distribusi MBG belum merata," ujarnya.

Lebih lanjut, Satgas MBG Tulungagung selanjutnya menggunakan hasil pemetaan tersebut sebagai bahan koordinasi dengan BGN dan pihak terkait dalam memperluas jangkauan layanan, sehingga distribusi program pemenuhan gizi dapat berlangsung lebih merata di seluruh wilayah kabupaten. tl-01/dsy

Berita Terbaru

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

SurabayaPagi, Sukoharjo - PT PLN (Persero) mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui kemitraan layanan pembayaran tagihan dan…

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sebagai salah satu wilayah lumbung pangan di wilayah Jawa Timur, Bupati Madiun Hari Wuryanto menargetkan produktivitas padi men…

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep  – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menekankan pentingnya kepastian hukum dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk m…

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo menyoroti sejumlah persoalan pelayanan di rumah sakit umum daerah (RSUD) setelah melakukan…

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Blitar, kali ini sebuah Toko bangunan 999 milik LS.49  warga Desa Sukosewu Kec.Gandusari …

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tidak biasanya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Difabel 2026 yang digelar di Lamongan, diikuti ratusan peserta dari Jawa dan Bali, …