Maraknya Kasus ISPA berfluktuasi, Dinkes Lumajang Perkuat Surveilans

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Lumajang Indah Amperawati bersama Wabup Yudha Adji Kusuma meninjau layanan kesehatan program Dokter Muter di Posyandu Anggrek. SP/ LMJ
Bupati Lumajang Indah Amperawati bersama Wabup Yudha Adji Kusuma meninjau layanan kesehatan program Dokter Muter di Posyandu Anggrek. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti maraknya jumlah kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Lumajang berfluktuasi yakni mengalami perubahan dari bulan ke bulan sepanjang Januari hingga Agustus 2026, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lumajang bakal memperkuat surveilans.

"Perubahan jumlah kasus perlu terus dipantau untuk memperoleh gambaran perkembangan penyakit di masyarakat," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Lumajang, dr. Marshall Trihandono, Rabu (23/09/2026).

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Lumajang menunjukkan berturut turut jumlah kasus ISPA setelah mencapai angka tertinggi pada April sebanyak 5.126 kasus, jumlah kasus pada bulan-bulan berikutnya tercatat berada di bawah angka tersebut yakni pada Mei sebanyak 4.819 kasus, kemudian 4.681 kasus pada Juni, mengalami kenaikan pada Juli menjadi 4.821 kasus, dan 4.533 kasus pada Agustus 2026.

Adanya perubahan tersebut menjadi bagian dari pemantauan rutin kesehatan masyarakat melalui sistem surveilans. Bagi Dinas Kesehatan, yang utama adalah bukan hanya angka jumlah kasus pada satu bulan, tetapi membaca kecenderungan kasus dari waktu ke waktu. Sedangkan pemantauan melalui surveilans penyakit menggambarkan pola persebaran penyakit yang terjadi di lapangan. Data yang dilaporkan secara rutin dari fasilitas pelayanan kesehatan menjadi bahan analisa untuk melihat perubahan yang perlu mendapat perhatian.

“Surveilans itu penting untuk melihat pola penyakit di lapangan. Dengan pelaporan rutin, kami bisa mengetahui apabila ada perubahan yang perlu menjadi perhatian dan kemudian melakukan respons sesuai kondisi yang ditemukan. Masyarakat tidak perlu panik, tetapi tetap menjaga kewaspadaan. Biasakan perilaku hidup bersih dan sehat, menjaga kebersihan lingkungan, serta menerapkan etika batuk dan bersin. Jika muncul keluhan yang menetap atau kondisi semakin berat, sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan,” ujarnya. lj-01/dsy

Berita Terbaru

Pemkab Madiun Gelar ‘TAGANA Masuk Sekolah’, Cegah Bencana dan Bullying

Pemkab Madiun Gelar ‘TAGANA Masuk Sekolah’, Cegah Bencana dan Bullying

Selasa, 13 Okt 2026 15:27 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui kolaborasi antara Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar sosialisasi edukasi…

Diduga Dicekoki Nenek Telur Mentah, Bayi 28 Hari di Surabaya Meninggal

Diduga Dicekoki Nenek Telur Mentah, Bayi 28 Hari di Surabaya Meninggal

Selasa, 13 Okt 2026 15:25 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kabar mengejutkan dan duka melanda seorang bayi yang baru saja berusia 28 hari bernama Alena di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), yang…

‎Realisasi PKB Kota Madiun Baru 79 Persen, Bapenda Kejar Target Akhir Tahun

‎Realisasi PKB Kota Madiun Baru 79 Persen, Bapenda Kejar Target Akhir Tahun

Selasa, 13 Okt 2026 15:17 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Realisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kota Madiun baru mencapai 79 persen hingga Oktober 2026. Sementara itu, r…

Cegah Penularan Campak, Pemkot Surabaya Perkuat Edukasi dan Imunisasi

Cegah Penularan Campak, Pemkot Surabaya Perkuat Edukasi dan Imunisasi

Selasa, 13 Okt 2026 15:11 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya untuk melindungi kesehatan warga dalam pencegahan campak, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya gencarkan Edukasi…

Tindak Lanjuti Soal Siswa Belajar Lesehan, Walkot Eri Sentil Kadispendik Surabaya

Tindak Lanjuti Soal Siswa Belajar Lesehan, Walkot Eri Sentil Kadispendik Surabaya

Selasa, 13 Okt 2026 15:10 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kondisi SDN Semolowaru IV terkait sarana prasarana (sarpras) sekolah, Wali Kota (Walkot) Surabaya Eri Cahyadi…

Viral, Anak Kucing Dilempar dari Lantai 5 Rusunawa hingga Tewas di Probolinggo

Viral, Anak Kucing Dilempar dari Lantai 5 Rusunawa hingga Tewas di Probolinggo

Selasa, 13 Okt 2026 15:03 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kembali viral, seekor anak kucing peliharaan bernama Melly mati setelah diduga sengaja dilempar oleh salah seorang penghuni dari…