Menjadi Satu-satunya Pondok Pesantren di Indonesia Yang Unit Bisnisnya Merambah ke Sepakbola

Toserba Sunan Drajat Sponsori Persela, Gus Anas: Wujud Cinta Pesantren Untuk Kemajuan Lamongan

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Direktur Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat, Gus Anas Alhifni diperkenalkan oleh manajemen Persela kalau Toserba resmi sebagai sponsor Persela Lamongan.

FOTO:SP/MUHAJIRIN
Direktur Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat, Gus Anas Alhifni diperkenalkan oleh manajemen Persela kalau Toserba resmi sebagai sponsor Persela Lamongan. FOTO:SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pondok Pesantren Sunan Drajat melalui unit usahanya Toserba Sunan Drajat, menunjukkan komitmennya terhadap kemajuan olahraga, sekaligus perekonomian masyarakat Lamongan. Salah satunya, dengan menjadi sponsor Persela Lamongan pada kompetisi Penggadaian Championship liga 2 musim 2026/2027.

Dukungan tersebut juga menegaskan posisi Pondok Pesantren Sunan Drajat, sebagai satu-satunya pondok pesantren di Indonesia, yang mensponsori tim sepak bola profesional. Langkah ini dimungkinkan oleh kuatnya pemberdayaan ekonomi pesantren, melalui berbagai unit usaha yang dikelola secara mandiri dan berkelanjutan.

Direktur Perekonomian Sunan Drajat, Gus Anas Alhifni, mengatakan, dukungan terhadap klub kebanggaan masyarakat Lamongan tersebut bukan semata-mata soal sponsorship. Lebih dari itu, langkah tersebut, merupakan bentuk kecintaan pesantren terhadap daerah, sekaligus upaya memperkuat silaturahmi dengan masyarakat Lamongan, dan kelompok suporter Persela.

“Pesantren kami ada di Lamongan, unit usaha kami yang terbesar juga ada di Lamongan. Menjadi sponsorship Persela adalah salah satu wujud cinta kami kepada Lamongan,” kata Gus Anas.

Menurutnya, kerja sama tersebut juga menjadi sarana membangun silaturahmi, dan persaudaraan antara Perekonomian Sunan Drajat, dengan masyarakat Lamongan, termasuk LA Mania dan Curva Boys.

Gus Anas melihat sepak bola memiliki potensi besar sebagai media promosi, sekaligus penggerak aktivitas ekonomi. Besarnya basis suporter Persela dinilai dapat menjadi ruang strategis, untuk memperkenalkan Toserba Sunan Drajat, maupun Pondok Pesantren Sunan Drajat kepada masyarakat yang lebih luas.

“Sepak bola bisa menjadi salah satu media promosi yang efektif, baik dalam rangka meningkatkan traffic Toserba Sunan Drajat. Customer kami yang terbesar adalah masyarakat Lamongan,” ujarnya.

Selain mengembangkan sektor ekonomi, Gus Anas menegaskan bahwa sinergi tersebut, juga dapat memperkenalkan Sunan Drajat sebagai pesantren yang mampu membangun kemandirian ekonomi.

Ia menjelaskan, aktivitas bisnis di lingkungan pesantren tidak mengganggu fokus utama para santri dalam menuntut ilmu. Pengelolaan unit usaha dilakukan oleh alumni dan masyarakat umum. “Di pesantren kami, santri fokus belajar. Yang menjadi pengelola usaha adalah alumni dan masyarakat umum,” jelasnya.

Buka Ruang UMKM Lamongan

Lebih jauh, dukungan Sunan Drajat kepada Persela diharapkan tidak berhenti pada sponsorship. Gus Anas menyebut, pihaknya tengah membuka peluang seluas-luasnya bagi pelaku UMKM Lamongan untuk bermitra dengan Toserba Sunan Drajat.

Langkah tersebut, kata dia, merupakan bagian dari bentuk pengabdian pesantren kepada masyarakat Lamongan.

“Kami saat ini membuka peluang seluas-luasnya untuk masyarakat Lamongan yang memiliki produk UMKM untuk bermitra dengan Toserba Sunan Drajat. Ini sebagai bentuk pengabdian kami kepada masyarakat Lamongan,” ungkapnya.

Bahkan, Toserba Sunan Drajat juga terbuka untuk menjadi salah satu tempat penjualan berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan Persela, seperti jersey, pernak-pernik klub hingga tiket pertandingan.

Menurut Gus Anas, pola tersebut diharapkan mampu menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antara pesantren, Persela dan masyarakat. “Toserba juga bisa dijadikan tempat penjualan jersey dan pernak-pernik Persela, tiket dan lain-lain. Intinya simbiosis mutualisme antara kami, masyarakat dan Persela,” tegasnya.

Ia menambahkan, dan terus membuka peluang produk-produk UMKM untuk bisa bekerja sama melalui ekosistem ekonomi yang dibangun Toserba Sunan Drajat.

Dengan demikian, masyarakat yang datang untuk menyaksikan pertandingan Persela juga memiliki akses untuk mendapatkan berbagai produk UMKM, dan kebutuhan lainnya melalui Toserba Sunan Drajat dengan harga terjangkau.

“Semua yang hadir menonton Persela bisa mengakses untuk membeli produk-produk UMKM dan lainnya di Toserba Sunan Drajat dengan harga terjangkau. Termasuk UMKM juga bisa mengakses Toserba Sunan Drajat,” katanya.

Komitmen Dukung Persela

Di tengah dinamika industri sepak bola profesional yang membutuhkan dukungan finansial, dan kolaborasi berbagai pihak, Gus Anas memastikan pihaknya memiliki komitmen untuk terus mendukung Persela. “Insyaallah kami akan selalu support Persela dan menjadi salah satu sponsorship setia Persela,” tandasnya.

Bagi Sunan Drajat, sepak bola bukan sekadar pertandingan di lapangan. Olahraga tersebut juga diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat hubungan sosial, dan persaudaraan masyarakat Lamongan.

Gus Anas pun menyampaikan pesan kepada para pemain Persela maupun suporter, khususnya LA Mania dan Curva Boys, agar menjadikan sepak bola sebagai media mempererat persaudaraan.

“Jadikan olahraga sebagai ajang silaturahim dan memperkuat persaudaraan masyarakat Lamongan, untuk guyub rukun, sejahtera dunia dan akhirat,” pungkasnya.jir

Berita Terbaru

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pengawasan dan monitoring e…

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menggeledah Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional …

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sekitar 15 calon pedagang mendatangi kantor Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Kamis (24/9). Mereka ingin menyewa kios atau los…

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebanyak 2.500 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 untuk m…

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aset milik Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Dalam pemeriksaan ter…

Evaluasi Satgas MBG Ponorogo, IPAL dan SDM Jadi Catatan

Evaluasi Satgas MBG Ponorogo, IPAL dan SDM Jadi Catatan

Kamis, 24 Sep 2026 15:43 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, memimpin langsung rapat evaluasi penting terkait percepatan pembangunan dapur…