15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sekitar 15 calon pedagang mendatangi kantor Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Kamis (24/9). Mereka ingin menyewa kios atau los secara resmi setelah mengetahui masih banyak tempat usaha yang kosong di Pasar Pahing dan Pasar Bandar.

Polemik kios di Pasar Pahing dan Pasar Bandar justru membuat calon pedagang mengetahui masih adanya tempat usaha yang kosong. Mereka kemudian mendatangi Perumda Pasar Joyoboyo untuk memastikan tempat yang bisa disewa sekaligus menanyakan syarat dan mekanismenya.

Salah seorang calon pedagang, Gatut Sungkowono, mengaku sudah lama mencari tempat untuk berjualan. Selama ini ia berjualan sayur dan jajanan di kawasan Gang Carik, Banjaran, yang berada di pinggir jalan.

“Saya ini berjualan di Gang Carik Banjaran, karena di pinggir jalan, trotoar. Takut nanti kapan-kapan kalau digusur Satpol PP. Saya pengen punya tempat kios di pasar lain, karena selama ini saya cari di situ harganya mahal,” ujarnya.

Gatut mengatakan, sebelumnya dirinya sempat mencari tempat usaha di pasar, tetapi terkendala biaya. Ia menyebut pernah mengetahui adanya tempat yang disewakan sekitar Rp4 juta per tahun, kemudian masih dikenai tarikan harian.

“Kalau yang dulu ya hitungannya dua kali lipat lebih, karena satu tahun sewa Rp4 juta, tiap hari tarikannya ada yang Rp3 ribu, ada yang Rp4 ribu. Jadi bayarnya dobel-dobel,” katanya.

Menurut Gatut, kondisi tersebut membuat biaya yang harus dikeluarkan pedagang menjadi lebih besar. Karena itu, ia bersama calon pedagang lainnya memilih datang langsung ke Perumda untuk mengetahui mekanisme sewa yang sebenarnya.

Dari pertemuan tersebut, mereka mendapat penjelasan mengenai tarif dan mekanisme penyewaan tempat usaha. Para calon pedagang selanjutnya akan meninjau langsung lokasi di Pasar Pahing maupun Pasar Bandar sebelum menentukan tempat yang sesuai dengan jenis dagangan dan kebutuhan masing-masing.

Kabag Pengembangan Pelayanan Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Dangan Fajar Cahyono, membenarkan kedatangan sekitar 15 calon pedagang tersebut. Mereka, kata dia, telah mendapat penjelasan mengenai proses administrasi hingga penentuan lokasi.

“Mereka harus ke pasar, ketemu kepala pasar masing-masing. Kemudian nanti bikin pengajuan surat, termasuk mau berdagang apa. Terus nanti mereka lihat lokasinya, kalau sudah cocok, kita bikin surat perjanjian dengan mereka,” jelasnya.

Dangan mengatakan calon pedagang dipersilakan memilih pasar sesuai kebutuhan. Sebagian berminat berjualan di Pasar Pahing, sementara lainnya juga mempertimbangkan Pasar Bandar.

Ia menyebut di Pasar Pahing terdapat sekitar 1.247 kios, sedangkan Pasar Bandar sekitar 500 kios. Saat ini, tingkat kios dan los yang tidak aktif di kedua pasar tersebut disebut hampir mencapai 50 persen.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Perumda karena di sisi lain terdapat masyarakat yang ingin mendapatkan tempat usaha untuk berjualan. Perumda juga akan melakukan penertiban terhadap pedagang yang tidak memenuhi ketentuan administrasi maupun tarif, termasuk yang menguasai tempat usaha melebihi batas maksimal lima tempat.

“Kalau mereka punya banyak, mau tidak mau harus dikembalikan ke kita. Yang nanti melebihi lima, nanti kita surati,” katanya.

Perumda juga akan mengirim surat pemberitahuan kepada pedagang yang belum memenuhi ketentuan. Untuk surat pertama, pedagang diberikan waktu tujuh hari sejak Kamis (24/9), atau sekitar 1–2 Oktober 2026, untuk menindaklanjuti. Jika tetap diabaikan, proses selanjutnya dilakukan sesuai tahapan yang berlaku.

“Untuk surat pertama ini kita batasan waktu tujuh hari. Kalau mereka tetap mengabaikan, nanti kita surat lagi atau mungkin kita melakukan tindakan sesuai dengan ketentuan. Aturan kita kan SP1, SP2, SP3,” ujar Dangan.

Kedatangan belasan calon pedagang tersebut sekaligus memperlihatkan masih adanya warga yang membutuhkan tempat usaha resmi di pasar. Mereka kini akan meninjau lokasi yang tersedia sebelum menentukan kios atau los yang akan disewa melalui mekanisme resmi Perumda Pasar Joyoboyo. can

Tag :

Berita Terbaru

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Perkara dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan sejumlah warga negara asing (WNA) di Surabaya mulai m…

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pengawasan dan monitoring e…

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menggeledah Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional …

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebanyak 2.500 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 untuk m…

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aset milik Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Dalam pemeriksaan ter…

Evaluasi Satgas MBG Ponorogo, IPAL dan SDM Jadi Catatan

Evaluasi Satgas MBG Ponorogo, IPAL dan SDM Jadi Catatan

Kamis, 24 Sep 2026 15:43 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, memimpin langsung rapat evaluasi penting terkait percepatan pembangunan dapur…