Bernilai Historis Kuat, Naskah Kuno Babad Besuki Situbondo Masuk IKON 2026

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mas Rio, saat menerima penghargaan IKON Tahun 2026. SP/ IST
Mas Rio, saat menerima penghargaan IKON Tahun 2026. SP/ IST

i

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) menetapkan naskah kuno Babad Besuki sebagai Ingatan Kolektif Nasional (IKON) 2026. Tentu saja pengakuan tertinggi di tingkat nasional tersebut mengingat jika Manuskrip ini menjadi sumber primer krusial dalam menelusuri peristiwa masa lalu, peradaban lokal, serta tokoh-tokoh penting yang membentuk fondasi wilayah tersebut.

Diketahui, Babad Besuki merupakan naskah kuno yang merekam jejak perjalanan panjang kawasan Besuki Raya. Bagi masyarakat setempat, naskah ini memuat nilai historis yang sangat kuat karena Besuki merupakan akar penting dari lahirnya Kabupaten Situbondo.

“Dengan penuh kebanggaan, saya menjemput sebuah penghargaan besar untuk masyarakat Situbondo, terutama masyarakat Besuki yang sangat saya cintai,” ujar Bupati Situbondo yang akrab disapa Mas Rio, Senin (28/09/2026).

Sehingga, dengan status baru sebagai IKON, Babad Besuki kini telah naik kelas. Nilai sejarahnya tidak lagi sekadar menjadi dokumen lokal, melainkan bertransformasi menjadi bagian dari memori kolektif seluruh bangsa Indonesia. “Babad Besuki kini resmi menjadi warisan budaya yang diakui sebagai Ingatan Kolektif Nasional,” tambahnya.

Lebih lanjut, Mas Rio berharap momentum emas ini tidak berhenti pada seremonial belaka. Pengakuan nasional ini harus menjadi pemantik dan energi baru dalam mempercepat pembangunan kawasan Besuki Raya ke depan. Baginya, sejarah bukan sekadar catatan usang untuk disimpan, melainkan fondasi kokoh untuk melangkah ke masa depan.

Penetapan Babad Besuki sebagai IKON 2026 ini diharapkan mampu mempertebal kebanggaan masyarakat terhadap sejarah lokal, sekaligus menginspirasi gerakan penyelamatan dan pelestarian naskah-naskah kuno lain di Situbondo sebagai warisan budaya bangsa. “Mudah-mudahan ini menjadi sebuah lompatan sejarah baru, tepat di saat kita sedang sangat serius menata dan membangun Besuki Raya,” tegasnya. st-02/dsy

Berita Terbaru

Per 2027 Mendatang, Pemkab Sidoarjo Targetkan Seluruh Parkir Gunakan QRIS

Per 2027 Mendatang, Pemkab Sidoarjo Targetkan Seluruh Parkir Gunakan QRIS

Minggu, 18 Okt 2026 14:55 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya dalam meningkatkan transparansi pengelolaan retribusi, memperkuat pengawasan petugas, dan mengoptimalkan pendapatan…

Selesaikan Persoalan di Kota, Pemkot Surabaya Kembali Gelar Inovboyo 2.0

Selesaikan Persoalan di Kota, Pemkot Surabaya Kembali Gelar Inovboyo 2.0

Minggu, 18 Okt 2026 14:50 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai salah satu program yang sedang digencarkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan di Kota Surabaya, Pemerintah Kota…

Kendalikan Harga Bapokting, Pemkot Gelar Sidak di Lima Stand Pasar di Surabaya

Kendalikan Harga Bapokting, Pemkot Gelar Sidak di Lima Stand Pasar di Surabaya

Minggu, 18 Okt 2026 14:45 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna menindaklanjuti adanya temuan komoditas minyak goreng bersubsidi dan daging yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET),…

Maraknya Kasus Bullying, Pemkot Dampingi Keluarga Bocah Difabel yang Meninggal di Surabaya

Maraknya Kasus Bullying, Pemkot Dampingi Keluarga Bocah Difabel yang Meninggal di Surabaya

Minggu, 18 Okt 2026 14:38 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kasus bullying yang menimpa bocah penyandang disabilitas bernama Zulkarnain Abdil Aziz (10), saat ini Pemerintah…

Terbakar Hebat! 13 Ribu Ayam di Madiun Gosong, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Terbakar Hebat! 13 Ribu Ayam di Madiun Gosong, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Minggu, 18 Okt 2026 14:16 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebanyak 13 ribu ekor anak ayam milik H. Mursaid di Dusun Banyak, Desa Cabean, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun gosong akibat…

Jadi Wisata Dadakan, Bengawan Solo di Ngawi Jadi Hamparan Bunga Enceng Gondok

Jadi Wisata Dadakan, Bengawan Solo di Ngawi Jadi Hamparan Bunga Enceng Gondok

Minggu, 18 Okt 2026 14:08 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Momen kemarau panjang di Kabupaten Magetan justru menjadikan fenomena unik. Salah satunya debit air menyusut di aliran Sungai…