Pasca Tutup Sejumlah Prostitusi, Pemkab Probolinggo Gencarkan Pengawasan Berlanjut

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah petugas Satpol PP menutup tempat prostitusi di Probolinggo. SP/ PRB
Sejumlah petugas Satpol PP menutup tempat prostitusi di Probolinggo. SP/ PRB

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Pasca menutup sejumlah tempat yang diduga sebagai lokasi prostitusi di beberapa kecamatan di wilayah tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, kembali menggencarkan pengawasan berlanjut, untuk memastikan lokasi yang menjadi sasaran penertiban tidak kembali digunakan untuk aktivitas prostitusi.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Probolinggo Taufik Alami mengatakan, penutupan tersebut dilakukan Tim Pekat Satpol PP Kabupaten Probolinggo bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Besuk dan Paiton serta pemerintah desa setempat, di tiga lokasi yang merupakan bagian dari upaya berkelanjutan.

"Kami kembali melakukan penindakan terhadap lokasi prostitusi. Sebanyak tiga titik prostitusi di Kecamatan Besuk dan Kecamatan Paiton ditindak dan telah ditutup pada Senin (28/9). Di Kecamatan Besuk, penindakan dilakukan di Desa Klampokan terdapat dua titik lokasi prostitusi, sedangkan di Kecamatan Paiton dilakukan penindakan dan penutupan di Desa Sumberanyar," tuturnya, Rabu (30/09/2026).

Menurut dia, Satpol PP Kabupaten Probolinggo telah melakukan pemantauan secara intensif sejak Februari 2026 terhadap sejumlah titik yang berkaitan dengan prostitusi dan hasilnya terdapat tujuh titik yang menjadi perhatian. Sebelum penindakan di Kecamatan Besuk dan Paiton, Satpol PP juga telah melakukan penutupan di Desa Banjarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan.

Meski penutupan telah dilakukan, Satpol PP tidak menganggap persoalan tersebut selesai karena masih terdapat kemungkinan aktivitas kembali dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Karena itu, pengawasan akan melibatkan pemerintah desa dan masyarakat, sehingga keduanya diharapkan ikut menjadi bagian dari fungsi kontrol untuk menjaga ketertiban sekaligus mencegah munculnya aktivitas yang dapat menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.

Ia mengatakan pengawasan akan dilakukan secara terus-menerus, sehingga Satpol PP bersama Forkopimka dan pemerintah desa juga akan memonitor sejumlah titik lain yang masih dalam proses identifikasi. “Kami pantau secara intens dan tidak hanya selesai hari ini. Selaìn itu, perlu dilakukan pembinaan terhadap beberapa titik-titik di tempat lain. Ini kami lagi monitoring dan identifikasi agar tidak berkembang,” ujarnya. pr-01/dsy

Berita Terbaru

Ratusan PAUD di Surabaya Ikuti Lomba Asah Terampil Manfaatkan Barang Bekas

Ratusan PAUD di Surabaya Ikuti Lomba Asah Terampil Manfaatkan Barang Bekas

Rabu, 30 Sep 2026 11:15 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 11:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai bagian dari upaya mengenalkan kepedulian lingkungan melalui proses belajar yang menyenangkan, sebanyak 166 satuan…

Berlaku Oktober 2026, Pemkot Malang: Wajib Halal Beri Kepastian Akses Pasar UMKM

Berlaku Oktober 2026, Pemkot Malang: Wajib Halal Beri Kepastian Akses Pasar UMKM

Rabu, 30 Sep 2026 10:54 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 10:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, menyatakan kebijakan sertifikasi halal (Wajib Halal) yang akan diberlakukan pada Oktober 2026,…

Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan saat Kemarau, Pemkab Tulungagung Terapkan ‘Tabela’

Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan saat Kemarau, Pemkab Tulungagung Terapkan ‘Tabela’

Rabu, 30 Sep 2026 10:46 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 10:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebagai salah satu upaya meningkatkan efisiensi budi daya dan produksi tanaman pangan di tengah kondisi kemarau panjang, Dinas…

Gus Fawait  Sampaikan Problem Jalan Rusak hingga Tambang Ilegal ke Komisi D DPRD Jatim

Gus Fawait Sampaikan Problem Jalan Rusak hingga Tambang Ilegal ke Komisi D DPRD Jatim

Rabu, 30 Sep 2026 10:45 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, JEMBER – Urusan jalan rusak hingga tambang ilegal menjadi pembahasan serius antara Komisi D DPRD Jawa Timur dan Bupati Jember Muhammad F…

Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkab Pamekasan Anggarkan Rp66 Miliar untuk Program UHC

Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkab Pamekasan Anggarkan Rp66 Miliar untuk Program UHC

Rabu, 30 Sep 2026 10:40 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 10:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Guna memperkuat sektor layanan kesehatan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, telah mengalokasikan anggaran…

Gencar Sosialisasikan Anti-Narkoba, Pemkab Situbondo Anggarkan Rp647 Juta

Gencar Sosialisasikan Anti-Narkoba, Pemkab Situbondo Anggarkan Rp647 Juta

Rabu, 30 Sep 2026 10:28 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 10:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Dalam rangka kegiatan sarasehan dan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, telah…