SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melihat hasil revitalisasi di Pasar Induk Banyuwangi telah rampung, kini sebanyak ratusan para pedagang juga telah berjualan melayani pembeli, yang juga terkoneksi dengan revitalisasi Asrama Inggrisan, sebuah bangunan bersejarah yang lokasinya berdampingan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Banyuwangi Heni Sugiharti mengatakan, tahap awal pengoperasian kembali Pasar Banyuwangi diikuti 560 pedagang. Dan setelah tahap pertama selesai, pemkab akan melakukan verifikasi dan validasi untuk mengatur pedagang berikutnya.
"Sesuai kesepakatan bersama, pasar mulai beroperasi pada hari ini, untuk tahap pertama ada 560 pedagang yang memasuki lapak masing-masing, saat ini sebagian sudah berjualan dan ada yang masih memindahkan barang dagangannya dari pasar sementara. Kalau 560 itu kami harapkan dalam satu minggu ke depan ini semua pedagang sudah pindah ke Pasar Banyuwangi," ujarnya, Minggu (04/10/2026).
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan bahwa Pasar Banyuwangi dan Asrama Inggrisan yang direvitalisasi itu dirancang sebagai satu kesatuan kawasan terintegrasi yang menggabungkan pusat aktivitas ekonomi rakyat dengan destinasi wisata heritage (sejarah) dan edukasi.
"Pasar ini telah dibangun dengan konsep baru yang lebih modern, rapi dan nyaman. Mari kita jaga kebersihan dan menjaga semua fasilitasnya, agar pembeli semakin betah untuk berbelanja dan menjadi daya tarik wisata baru di pusat kota Banyuwangi," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi, Kamis.
Ipuk meminta kepada para pedagang untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan pasar, terlebih Pasar Induk Banyuwangi tidak hanya akan menjadi pasar untuk jual beli, namun juga diproyeksikan menjadi destinasi wisata ikonik di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu. by-01/dsy
Editor : Redaksi