Minim Air, Petani Pacitan Terapkan Sistem Tumpangsari Palawija dan Tembakau

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Lahan pertanian komoditas jagung di Kabupaten Pacitan. SP/ PCT
Ilustrasi. Lahan pertanian komoditas jagung di Kabupaten Pacitan. SP/ PCT

i

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Melihat fenomena ketersediaan air minim di lahan sebagai dampak kekeringan, sejumlah petani di Kabupaten Pacitan, menyesuaikan pola tanam dengan menerapkan sistem tumpangsari palawija dan tembakau, sedangkan lahan yang tidak memiliki sumber air sementara dibiarkan bera.

“Ada yang beralih ke palawija atau tembakau. Atau dibiarkan bera yang memang tidak ada airnya,” jelas Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pacitan Sugeng Santoso, Rabu (07/10/2026).

Sementara itu, berdasarkan laporan petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), terdapat sekitar 0,1 hektare lahan pertanian yang mengalami puso di Kecamatan Ngadirojo akibat keterbatasan air. Namun, kondisi tersebut belum berdampak luas terhadap areal persawahan di Pacitan. Sejumlah petani masih dapat menanam padi dengan memanfaatkan sumber air dari jaringan irigasi perpompaan.

Lebih lanjut, Sugeng menyebut luas lahan baku sawah (LBS) di Kabupaten Pacitan mencapai sekitar 14.296 hektare. Dan dari luasan tersebut, padi yang masih tertanam atau cover crop saat ini sekitar 1.109 hektare.

“Untuk beberapa lokasi sawah saat ini juga masih ada yang tanam padi dengan memanfaatkan irigasi perpompaan,” ujarnya.

Sehingga, pihaknya menerapkan sejumlah langkah untuk menjaga lahan seluas tujuh hektare tersebut agar tidak mengalami puso. Upaya itu antara lain melalui pengaturan pembagian air, pemasangan perpipaan, serta penggunaan alat dan mesin pertanian berupa pompa air untuk memasok kebutuhan air tanaman.

DKPP Pacitan juga terus memantau kondisi lahan melalui petugas di lapangan serta mengoptimalkan distribusi air dan sarana perpompaan pada areal yang masih memungkinkan diselamatkan. pc-01/dsy

Tag :

Berita Terbaru

Perkuat Akses Keadilan, c

Perkuat Akses Keadilan, c

Selasa, 27 Okt 2026 13:38 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai paya memperkuat akses keadilan bagi masyarakat di Kota Pahlawan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, menyediakan fasilitas…

Bangun TPA Baru di Desa Mrican, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

Bangun TPA Baru di Desa Mrican, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

Selasa, 27 Okt 2026 13:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pada 2027, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, bakal menyiapkan anggaran sekitar Rp15 miliar untuk membangun tempat pemrosesan…

Operasikan 18 Mikrobus Baru, Pemkot Surabaya Perbarui Feeder WiraWiri Rute Joyoboyo-Lakarsantri

Operasikan 18 Mikrobus Baru, Pemkot Surabaya Perbarui Feeder WiraWiri Rute Joyoboyo-Lakarsantri

Selasa, 27 Okt 2026 13:17 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal segera mengoperasikan 18 mikrobus baru, sehingga pihaknya akan memperbarui armada angkutan…

Perkuat Pengelolaan CSR, Pemkab Sidoarjo Jadikan Pembiayaan di Luar APBD

Perkuat Pengelolaan CSR, Pemkab Sidoarjo Jadikan Pembiayaan di Luar APBD

Selasa, 27 Okt 2026 13:08 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya dalam memperkuat pengelolaan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), Pemerintah…

Sebelum Dibunuh, Dini dan Anaknya Sempat Tinggal Di Yasmaga Guest House Ponorogo Empat Bulan

Sebelum Dibunuh, Dini dan Anaknya Sempat Tinggal Di Yasmaga Guest House Ponorogo Empat Bulan

Selasa, 27 Okt 2026 13:00 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo — Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, Arshaka Ghafa El Faezya (4), sempat tinggal selama sekitar empat bulan di Yasmaga Guest House, J…

Prihatin, Pemkab Kediri Bakal Beri Sanksi Skors hingga DO Pelaku Bullying

Prihatin, Pemkab Kediri Bakal Beri Sanksi Skors hingga DO Pelaku Bullying

Selasa, 27 Okt 2026 12:46 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Menindaklanjuti maraknya kasus perundungan atau bullying di lingkungan sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, bakal tegas…