Kantor Desa Mliriprowo Digeruduk Warga, Kades Mamok Widodo Janji Bangun Gorong-Gorong Sepekan Lagi

author Juma'in Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puluhan warga Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, saat demo tagih proyek gorong-gorong di Dusun Pajaran Utara. SP/JUMAIN
Puluhan warga Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, saat demo tagih proyek gorong-gorong di Dusun Pajaran Utara. SP/JUMAIN

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Puluhan warga Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, menggelar aksi unjuk rasa damai dengan mendatangi langsung kantor desa setempat. Rabu (7/10/2026). Aksi turun ke jalan ini dilakukan sebagai wujud protes dan penyampaian aspirasi terbuka terkait belum terealisasinya pembangunan sistem drainase di lingkungan pemukiman mereka.

Sambil membentangkan spanduk kain dan lembaran baliho besar, warga berbaris tertib menyuarakan keluhan mereka tepat di halaman depan Kantor Desa Mliriprowo yang berasitektur khas. Salah satu baliho utama yang diusung oleh massa aksi secara tegas menuliskan tuntutan : "Menuntut Pembangunan Gorong-Gorong di RW 4 Mlirip Rowo Pajaran Utara Tarik - Sidoarjo, Kapan Dijalankan?".

Aksi ini dipicu oleh dampak  jalan penghubung antar dusun yang melintasi kawasan pemukiman warga Dusun Pajaran Utara. Warga mengeluhkan bahwa jalan lingkungan tersebut belum dilengkapi dengan sistem sodetan dan saluran gorong-gorong yang memadai, sehingga berpotensi memicu genangan air saat hujan deras.

Menariknya, aksi demonstrasi ini dikoordinatori langsung oleh M. Sobri Jaelani, yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Mliriprowo. Kehadiran figur ketua lembaga legislatif desa ini di tengah massa menunjukkan betapa krusial dan mendesaknya persoalan infrastruktur yang sedang dihadapi oleh warga di lingkungan RW 4 tersebut.

Dalam pernyataannya, M. Sobri Jaelani menegaskan bahwa dirinya berdiri bersama warga murni untuk memperjuangkan hak masyarakat Dusun Pajaran Utara yang terdampak langsung secara geografis. Ia menyebut bahwa janji untuk melengkapi jalan lingkungan dengan saluran drainase bis beton hingga kini belum kunjung direalisasikan oleh tim pelaksana di tingkat desa.

"Sebagai perwakilan masyarakat di BPD dan warga Dusun Pajaran Utara, kami menuntut kejelasan kapan pembangunan gorong-gorong ini dijalankan. Infrastruktur jalan yang mulus tidak akan berfungsi optimal jika pemukiman di sekitarnya justru terancam banjir akibat ketiadaan saluran pembuangan air," ujar Sobri Jaelani di hadapan para demonstran.

Warga menekankan bahwa proyek pembangunan gorong-gorong ini didanai langsung melalui anggaran Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 yang dikerjakan secara swakelola tanpa pihak ketiga. Hal inilah yang mendorong warga membawa kain putih bertuliskan keluhan dengan cat semprot merah berbunyi "DANA DESA TOK NO", sebagai desakan agar sisa pagu anggaran fisik tahun 2025 tersebut segera direalisasikan sepenuhnya untuk gorong-gorong.

Situasi aksi di halaman Kantor Desa Mliriprowo sempat menegang, namun tensi mereda setelah Kepala Desa (Kades) Mliriprowo, Mamok Widodo, keluar dari ruang kerjanya dan hadir secara langsung di tengah-tengah massa. Kehadiran orang nomor satu di pemerintahan desa ini disambut baik oleh warga yang menuntut komitmen riil secara lisan dan tertulis di tempat.

Jalannya aksi unjuk rasa warga Dusun Pajaran Utara ini mendapatkan pengawalan dan penjagaan dari sejumlah personel Kepolisian Sektor (Polsek) Tarik beserta petugas ketertiban kecamatan. Berkat kehadiran Kades Mamok Widodo dan pengawalan aparat di area kantor desa, massa aksi tetap menjaga kondusivitas wilayah dan tidak melakukan tindakan anarkis.

Aksi demo ini akhirnya membuahkan hasil manis setelah dilakukan mediasi intensif antara pihak warga, BPD, dan Pemerintah Desa. Dalam kesepakatan formal tersebut, Kades Mamok Widodo menyatakan kesiapannya untuk membangun saluran gorong-gorong yang dituntut oleh warga RW 4 Dusun Pajaran Utara.

Tidak sekadar janji manis, Mamok Widodo juga menegaskan bahwa pelaksanaan pengerjaan fisik bangunan gorong-gorong tersebut akan dimulai dalam waktu seminggu ke depan. Komitmen konkret yang disertai dengan linimasa waktu pengerjaan yang jelas ini langsung disambut riuh tepuk tangan dan rasa lega dari seluruh warga yang hadir.

Sebelum membubarkan diri secara tertib dari area Kantor Desa Mliriprowo, Sobri Jaelani selaku Ketua BPD menegaskan bahwa pihaknya bersama warga Dusun Pajaran Utara akan mengawal ketat masa transisi satu minggu ini hingga pekerja swakelola benar-benar turun ke lokasi proyek. Warga berharap janji ini ditepati tepat waktu demi kenyamanan hidup dan keselamatan lingkungan pemukiman mereka dari ancaman genangan air. jum

Tag :

Berita Terbaru

Angka Cerai Gugat di Magetan Tinggi, Alasan Dominan Efek 'In This Economy'

Angka Cerai Gugat di Magetan Tinggi, Alasan Dominan Efek 'In This Economy'

Rabu, 07 Okt 2026 14:36 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pengadilan Agama (PA) Magetan mencatat hingga September 2026, jumlah perkara yang diajukan perempuan untuk mengakhiri perkawinan di…

Lewat Laser Merah, Disdukcapil Tuban Permudah Akses Dokumen Kependudukan

Lewat Laser Merah, Disdukcapil Tuban Permudah Akses Dokumen Kependudukan

Rabu, 07 Okt 2026 14:32 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tuban kembali membuat program inovatif dengan meluncurkan layanan…

Tak Cukup Penjarakan Koruptor, Kajati Jatim Perintahkan Kejari Kota Madiun Kejar Aset

Tak Cukup Penjarakan Koruptor, Kajati Jatim Perintahkan Kejari Kota Madiun Kejar Aset

Rabu, 07 Okt 2026 14:26 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:26 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Penanganan perkara korupsi di Kota Madiun diminta tidak berhenti pada proses hukum terhadap pelaku. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota M…

Pasca Pompa Irigasi Beroperasi, Puluhan Sumur Warga Mojowarno Alami Kekeringan

Pasca Pompa Irigasi Beroperasi, Puluhan Sumur Warga Mojowarno Alami Kekeringan

Rabu, 07 Okt 2026 14:24 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menghadapi musim kemarau panjang, Dinas Pertanian Jombang membuat puluhan sumur pompa irigasi di Dusun Guwo, Desa Latsari,…

Dukung Mobilitas, DPUPR Batu Siapkan Akses Jalan menuju TPS Pesanggrahan

Dukung Mobilitas, DPUPR Batu Siapkan Akses Jalan menuju TPS Pesanggrahan

Rabu, 07 Okt 2026 13:47 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 13:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna mendukung mobilitas menuju lokasi TPS, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu menyiapkan akses jalan menuju…

Petani di Kota Batu Kian Terjepit, Bantuan Pupuk Organik Dipangkas hingga 70 Persen

Petani di Kota Batu Kian Terjepit, Bantuan Pupuk Organik Dipangkas hingga 70 Persen

Rabu, 07 Okt 2026 13:41 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 13:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sejumlah petani di Kota Batu kian terjepit melihat bantuan pupuk organik dari Pemerintah Kota (Pemkot) Batu bagi kalangan petani…