SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pasca rampung direvitalisasi, Pasar Induk Banyuwangi, kini tidak hanya sebagai tempat perdagangan saja, namun menjadi destinasi baru, diantaranya ruang publik baru untuk bersantai menikmati kuliner hingga mengenal jejak sejarah Banyuwangi. Oleh karenanya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus memperluas fungsi pasar rakyat sebagai ruang aktivitas ekonomi, sekaligus ruang interaksi sosial masyarakat.
Pasalnya, sentuhan arsitektur khas rumah Osing, berpadu dengan pencahayaan hangat di sejumlah sudut bangunannya, dan area trotoar yang luas di bagian depan dilengkapi deretan kursi, sehingga turut memberikan ruang bagi masyarakat untuk menikmati suasana pusat kota.
"Dengan tetap menghidupkan kegiatan perdagangan, pasar ini juga menjadi alternatif destinasi heritage yang memperkaya pengalaman warga, maupun wisatawan saat berkunjung ke Banyuwangi," ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Selasa (13/10/2026).
Dimana, aktivitas di Pasar Banyuwangi berlangsung sejak dini hari, pada pagi hari pasar ramai oleh masyarakat yang berbelanja kebutuhan sehari-hari, mulai dari sayur-mayur dan lainnya. Memasuki sore hingga malam suasananya berubah menjadi tempat berkumpul warga dari berbagai kalangan untuk menikmati kuliner ataupun sekadar mengabadikan suasana pasar yang kini tampil lebih estetik.
Sehingga, daya tarik Pasar Induk Banyuwangi saat sore terletak pada area lantai dua, mengingat dari kawasan ini pengunjung dapat menikmati pemandangan kota dengan latar Pegunungan Ijen di sisi barat pada siang hingga sore hari. Sementara pada malam hari, balkon lantai dua menjadi salah satu tempat favorit untuk menikmati suasana kota dan lalu lalang kendaraan di bawah cahaya lampu.
Daya tarik Pasar Banyuwangi ini, ditunjang merupakan bangunan bersejarah, gerbang depan pasar adalah bangunan bersejarah yang tetap dipertahankan bentuknya serta berdekatan dengan cagar budaya lainnya, yakni Asrama Inggrisan. Perpaduan aktivitas ekonomi, ruang publik, arsitektur dan bangunan bersejarah tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. by-01/dsy
Editor : Redaksi