SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Melalui program Jalan Mantap dan Alus Lamongan (Jamula), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, menuntaskan perbaikan 45 ruas jalan sepanjang 33.049 meter hingga 13 Oktober 2026, dengan berlandaskan program prioritas daerah agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Program-program kami harus saling mendukung dan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat. Pembangunan melalui Inpres Jalan Daerah (IJD) dan Pembangunan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) kami sinergikan dengan program Jamula agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” jelas Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Rabu (14/10/2026).
Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah setempat menargetkan perbaikan 57 ruas jalan sepanjang 41.515 meter pada 2026. Berdasarkan panjang penanganan, realisasi tersebut mencapai sekitar 79,6 persen dari target.
Pada kesempatan tersebut, peninjauan dilakukan di Kecamatan Kedungpring pada ruas Sidomlangean-Nglebur melalui program PISEW, dengan pembangunan sepanjang 360 meter di Sidomlangean dan 180 meter di Nglebur. Sedangkan pada ruas Kedungbanjar-Kedungdadi, penanganan mencakup 271 meter di Kedungbanjar dan 150 meter di Kedungdadi.
Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi V Fraksi Golkar Ali Mufthi mengatakan program PISEW berperan mendukung kegiatan ekonomi masyarakat, khususnya sektor pertanian, melalui peningkatan aksesibilitas dan kelancaran distribusi hasil produksi.
Dia menjelaskan, selain PISEW, pembangunan jalan di Lamongan mendapat dukungan program IJD, salah satunya pada ruas Made-Plembon sepanjang 1.900 meter yang masih dalam tahap lelang. "Peningkatan kualitas jalan tersebut diharapkan mendukung konektivitas kawasan pertanian dan distribusi hasil panen," katanya. lm-01/dsy
Editor : Redaksi