SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Kehadiran investasi swasta di Kabupaten Sidoarjo kembali menunjukkan geliat positif yang diyakini mampu menjadi motor penggerak perekonomian regional. Melalui komitmen jangka panjang, PT Bntang Makmur hadir untuk menanamkan modal dan mengembangkan proyek strategis di wilayah Kelurahan Gebang, Kecamatan Sidoarjo, yang diproyeksikan dapat mendongkrak lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Dalam rangka memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan koridor hukum dan prinsip tata kelola yang baik (good corporate governance). Pertemuan ini menjadi wujud nyata keterbukaan perusahaan dalam membangun komunikasi yang harmonis dengan warga dan pemerintah daerah.
Meskipun dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) saat ini masih berjalan di dalam proses administrasi, pihak manajemen menegaskan sikap kooperatifnya untuk mematuhi regulasi yang berlaku, termasuk menunda pengerjaan konstruksi fisik sampai seluruh perizinan dan Persetujuan Lingkungan resmi diterbitkan oleh instansi berwenang.
Miko, perwakilan manajemen PT Bntang Makmur, menyatakan bahwa perusahaannya sangat menghormati setiap masukan konstruktif yang diberikan oleh pihak DLHK, kecamatan, kelurahan, maupun warga.
"Kami dari PT Bintang Makmur sangat menyambut baik dialog konstruktif ini. Pada prinsipnya, kami hadir untuk membawa dampak positif bagi kemajuan Sidoarjo. Kami berkomitmen penuh untuk mengikuti seluruh prosedur hukum yang berlaku, menghormati khususnya di Kelurahan Gebang," ujar Miko.
Anggota DPRD Sidoarjo H. Usnan mengatakan, kehadiran investor seperti PT Bintang Makmur dinilai sangat penting untuk mempercepat roda perekonomian daerah, membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM lokal, serta menyerap tenaga kerja dari warga sekitar.
"Dengan sinergi yang kuat antara dunia usaha, pemerintah daerah, dan masyarakat yang terjalin melalui komunikasi transparan, proyek pembangunan ini diharapkan tidak hanya sukses secara komersial, tetapi juga menjadi teladan bagi kolaborasi investasi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di Kabupaten Sidoarjo." Tuturnya. (Hdk/hik)
Editor : Redaksi