Serumpun Dengan Reog Ponorogo, Barongan Blora Ingin Menyusul ke UNESCO

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
FGD Pemerintah Kabupaten Blora bersama Pemerintah Kabupaten Ponorogo dan pelaku kesenian Reog yang membahas tentang kolaborasi pengusulan Barongan Blora menjadi ICH UNESCO melalui jalur USL Extension Reog Ponorogo. 
FGD Pemerintah Kabupaten Blora bersama Pemerintah Kabupaten Ponorogo dan pelaku kesenian Reog yang membahas tentang kolaborasi pengusulan Barongan Blora menjadi ICH UNESCO melalui jalur USL Extension Reog Ponorogo. 

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menggandeng Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, untuk mendorong kesenian Barongan Blora masuk dalam daftar Intangible Cultural Heritage (ICH) UNESCO pada tahun 2027, melalui jalur Urgent Safeguarding List (USL) Extension (pengembangan ) kesenian Reog Ponorogo. 

Kolaborasi tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) di Ruang Bantarangin, Ponorogo, Kamis (15/10/2026). 

Pertemuan itu menjadi langkah untuk membangun komunikasi antara pemerintah daerah dan pelaku seni kedua kabupaten, mengingat Barongan Blora memiliki kemiripan dengan Reog Ponorogo.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Blora, Heru Eko Witoyo, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan mengajak Ponorogo bersama-sama mendukung pengusulan Barongan Blora sebagai warisan budaya takbenda UNESCO.

“Kami menilai kesenian Barongan yang serumpun atau serupa dengan Reog Ponorogo mempunyai cita-cita untuk dapat menjadi bagian dari ICH UNESCO. Pengembangan kesenian dari Reog Ponorogo dapat menjadi karpet merah bagi Barongan Blora mendapat pengakuan dari UNESCO melalui ICH Extension ini,” kata Heru.

Ia berharap kerja sama tersebut dapat memperkuat kedua kesenian tradisional itu, sekaligus mendorong pelestariannya agar terus berkembang di tengah masyarakat.

Rombongan Blora yang berjumlah 30 orang terdiri dari pelaku seni Barongan, akademisi, dan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Blora. Mereka juga didampingi Ketua Tim Asistensi Pengajuan Barongan Blora menjadi ICH Extension UNESCO, Prof. Hari Waloya.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo, Judha Sarwo Edi, menyatakan dukungannya terhadap rencana tersebut. Menurut dia, kemiripan kultur antara Barongan Blora dan Reog Ponorogo menjadi salah satu landasan untuk membangun kolaborasi pelestarian budaya.

“ Pengusulan Barongan Blora menjadi bagian dari ICH UNESCO merupakan kebanggaan bagi Ponorogo. Kolaborasi ini juga diharapkan memperkuat persebaran rumpun kesenian Reog di berbagai wilayah,” ujarnya. 

Judha menambahkan, penguatan pelestarian budaya penting untuk mendukung pelaporan periodik UNESCO yang wajib dilakukan negara terhadap elemen warisan budaya yang telah tercatat. 

“ Kolaborasi ini juga dapat meningkatkan transmisi dan praktik Reog Ponorogo di kalangan generasi muda, termasuk Generasi Z,” ungkapnya. 

Sebagai informasi, UNESCO menetapkan seni pertunjukan Reog Ponorogo dalam List of Intangible Cultural Heritage in Need of Urgent Safeguarding atau daftar warisan budaya takbenda yang membutuhkan perlindungan mendesak pada 3 Desember 2024. Penetapan tersebut menegaskan pentingnya upaya pelestarian dan pewarisan Reog kepada generasi berikutnya.

Melalui kolaborasi Ponorogo dan Blora, kedua pemerintah daerah berharap kesenian tradisional yang memiliki kedekatan budaya itu dapat terus hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi mendatang. roh

Tag :

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Salurkan Modal dan Rombong Usaha Keluarga Prasejahtera di Kedung Anyar

Pemkot Surabaya Salurkan Modal dan Rombong Usaha Keluarga Prasejahtera di Kedung Anyar

Kamis, 05 Nov 2026 12:11 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 12:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam mengentaskan kemiskinan dan meringankan beban warga, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Badan Amil…

Dispendik Surabaya Dorong Penguatan Sosialisasi Cakupan Pendidikan Gratis

Dispendik Surabaya Dorong Penguatan Sosialisasi Cakupan Pendidikan Gratis

Kamis, 05 Nov 2026 11:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya terus mendorong penguatan sosialisasi mengenai cakupan pendidikan gratis kepada kepala…

Tanggul hingga Jalan di Lumajang Putus Diterjang Banjir Lahar Gunung Semeru

Tanggul hingga Jalan di Lumajang Putus Diterjang Banjir Lahar Gunung Semeru

Kamis, 05 Nov 2026 11:26 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sejumlah infrastruktur pengendali lahar Gunung Semeru yang rusak diterjang banjir lahar hujan di aliran Besuk Kobokan. Kerusakan…

Antisipasi Momentum Natal, Pemkab Ngawi Pantau Harga dan Pasokan Bapok

Antisipasi Momentum Natal, Pemkab Ngawi Pantau Harga dan Pasokan Bapok

Kamis, 05 Nov 2026 11:13 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 11:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Guna mengantisipasi tingginya permintaan selama momentum Natal 2026 dan Tahun Baru 2027, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi,…

Buntut Masalah Status Tanah, Pemkab Probolinggo Pindahkan KDKMP Kandangjati Kulon

Buntut Masalah Status Tanah, Pemkab Probolinggo Pindahkan KDKMP Kandangjati Kulon

Kamis, 05 Nov 2026 11:07 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 11:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menindaklanjuti terkait kepemilikan tanah di atas bangunan koperasi yang sudah dibangun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Wali Kota Eri Cahyadi Dorong Pemuda dan Ulama Perkuat Gerakan Antinarkoba

Wali Kota Eri Cahyadi Dorong Pemuda dan Ulama Perkuat Gerakan Antinarkoba

Kamis, 05 Nov 2026 11:01 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna memberantas peredaran narkotika dan minuman keras serta melindungi generasi muda, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak…