Terbakar Hebat! 13 Ribu Ayam di Madiun Gosong, Kerugian Capai Rp1 Miliar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas pemadam saat berusaha memadamkan api yang melahap kandang ayam di madiun. SP/ MDN
Petugas pemadam saat berusaha memadamkan api yang melahap kandang ayam di madiun. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebanyak 13 ribu ekor anak ayam milik H. Mursaid di Dusun Banyak, Desa Cabean, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun gosong akibat kandang tersebut terbakar hebat yang diduga berasal dari korsleting atau hubungan arus pendek listrik. 

Padahal, kandang tersebut baru diisi sekitar 13 ribu ekor anak ayam beberapa jam sebelumnya. Dalam laporan, pengisian bibit ayam disebut berlangsung sekitar pukul 03.00 WIB. Dan material kandang yang mayoritas terbuat dari bambu serta embusan angin kencang membuat api cepat membesar hingga melalap seluruh bangunan. 

Meski demikian, penyebab tersebut masih sebatas dugaan berdasarkan informasi awal. Sementara itu akibat kebakaran tersebut, diperkirakan kerugian ditaksir mencapai Rp 1 miliar. 

“Informasi yang kami terima kebakaran terjadi sekitar pukul 04.00 WIB di kandang yang Dusun Banyak. Petugas pemadam kebakaran menerima laporan sekitar pukul 04.20 WIB,” ujar Kasi Trantib Kecamatan Sawahan, Achmad Badrudin Khoir, Minggu (18/10/2026).

Lebih lanjut, petugas bersama unsur terkait melakukan koordinasi penanganan dengan melibatkan pemadam kebakaran, Polsek Sawahan, Koramil, BPBD, serta Pemerintah Desa Cabean. “Saat petugas tiba di lokasi, api sudah membesar dan membakar seluruh bagian kandang. Besarnya kobaran api membuat bangunan beserta isinya tidak dapat diselamatkan.” ujar Badrudin. md-01/dsy

Tag :

Berita Terbaru

Per 2027 Mendatang, Pemkab Sidoarjo Targetkan Seluruh Parkir Gunakan QRIS

Per 2027 Mendatang, Pemkab Sidoarjo Targetkan Seluruh Parkir Gunakan QRIS

Minggu, 18 Okt 2026 14:55 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya dalam meningkatkan transparansi pengelolaan retribusi, memperkuat pengawasan petugas, dan mengoptimalkan pendapatan…

Selesaikan Persoalan di Kota, Pemkot Surabaya Kembali Gelar Inovboyo 2.0

Selesaikan Persoalan di Kota, Pemkot Surabaya Kembali Gelar Inovboyo 2.0

Minggu, 18 Okt 2026 14:50 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai salah satu program yang sedang digencarkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan di Kota Surabaya, Pemerintah Kota…

Kendalikan Harga Bapokting, Pemkot Gelar Sidak di Lima Stand Pasar di Surabaya

Kendalikan Harga Bapokting, Pemkot Gelar Sidak di Lima Stand Pasar di Surabaya

Minggu, 18 Okt 2026 14:45 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna menindaklanjuti adanya temuan komoditas minyak goreng bersubsidi dan daging yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET),…

Maraknya Kasus Bullying, Pemkot Dampingi Keluarga Bocah Difabel yang Meninggal di Surabaya

Maraknya Kasus Bullying, Pemkot Dampingi Keluarga Bocah Difabel yang Meninggal di Surabaya

Minggu, 18 Okt 2026 14:38 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kasus bullying yang menimpa bocah penyandang disabilitas bernama Zulkarnain Abdil Aziz (10), saat ini Pemerintah…

Jadi Wisata Dadakan, Bengawan Solo di Ngawi Jadi Hamparan Bunga Enceng Gondok

Jadi Wisata Dadakan, Bengawan Solo di Ngawi Jadi Hamparan Bunga Enceng Gondok

Minggu, 18 Okt 2026 14:08 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Momen kemarau panjang di Kabupaten Magetan justru menjadikan fenomena unik. Salah satunya debit air menyusut di aliran Sungai…

Di Tengah Viralnya Antrean BBM, Pemkab Jember Kaji Kemungkinan Pembelajaran Daring

Di Tengah Viralnya Antrean BBM, Pemkab Jember Kaji Kemungkinan Pembelajaran Daring

Minggu, 18 Okt 2026 14:01 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Di tengah kondisi antrean BBM di sejumlah SPBU yang kini viral, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember masih mengkaji kemungkinan…