SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebagai upaya menindaklanjuti kebakaran hutan di lereng Gunung Arjuno dan Gunung Ringgit, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan, telah menyiapkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) memperbaiki jaringan pipa air bersih sepanjang 5,2 kilometer yang rusak akibat kebakaran kawasan tersebut.
Perbaikan jaringan pipa ditargetkan mulai dikerjakan pekan depan untuk memulihkan distribusi air bersih, terutama bagi warga Desa Jatiarjo dan Desa Dayurejo yang masih mengalami gangguan pasokan. Pasalnya, kerusakan terjadi pada jaringan pipa yang mengalirkan air dari sumber menuju tandon penampungan hingga ke rumah warga.
"Solusi jangka panjangnya adalah perbaikan jaringan pipa air bersih, sedangkan solusi jangka pendeknya melalui penyaluran air bersih bagi warga terdampak," jelas Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, Selasa (20/10/2026).
Lebih lanjut, ke depannya pembangunan jaringan air bersih baru akan menggunakan material besi yang dinilai lebih tahan terhadap paparan api. Pemerintah daerah juga menyiapkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki selama proses perbaikan berlangsung, sekaligus menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang untuk memantau kondisi lapangan.
Menurutnya, selain di Desa Jatiarjo dan Dayurejo, Kecamatan Prigen, jaringan yang melayani wilayah Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi itu juga masih dalam pengecekan untuk memastikan tingkat kerusakan dan kebutuhan penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan pendataan sementara, kerusakan jaringan pipa mencapai sekitar 5,2 kilometer dari sumber air hingga tandon penampungan pertama, sehingga pemulihan jaringan menjadi prioritas untuk mengembalikan pasokan air bersih kepada masyarakat terdampak. Dan terkait distribusi bantuan air bersih akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing desa berdasarkan koordinasi bersama pemerintah desa. ps-01/dsy
Editor : Redaksi