SURABAYA PAGI, Sumenep –
Kebahagiaan menyelimuti keluarga Moh. Gozi Hafifillah, putra daerah asal Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. Ia berhasil meraih predikat Wisudawan Terbaik Fakultas di Universitas Wiraraja (UNIJA) Sumenep pada prosesi wisuda tahun 2026.
Namun, di balik kebanggaan itu, terselip haru dan kerinduan mendalam kepada sosok yang begitu berarti dalam hidupnya, almarhumah Sri Suci, sang ibu tercinta.
Gozi merupakan putra pasangan R. Ainur Rahman dan almarhumah Sri Suci. Keberhasilan menyelesaikan pendidikan dengan predikat terbaik menjadi buah dari perjuangan dan ketekunannya selama menempuh studi.
Prosesi wisuda yang berlangsung di Gedung Adi Poday, pada hari Rabu tanggal 21 Oktober 2026 itu menjadi momen istimewa bagi keluarga. Senyum bahagia mengiringi keberhasilan Gozi mendapat predikat terbaik Wisudawan dengan nilai IPK 4,00, dan disaksikan ribuan mata memandang, namun bagi Gozi, ada satu sosok yang dirindukan kehadirannya untuk menyaksikan pencapaian tersebut: sang ibu kandung yg di maksud, namun yg hadir tuk mewakili ibunda tersayang adalah sosok pengganti ibu ,ia itu mbak kandung dari Sri suci (almarhumah) yg ikut hadir naik kepanggung dlm menyambutnya pengganti orang tua .
Bagi R. Ainur Rahman, keberhasilan putranya bukan sekadar prestasi akademik. Lebih dari itu, pencapaian tersebut menjadi persembahan cinta dan doa untuk almarhumah Suci yang selalu dikenang dalam perjalanan hidup Gozi.
“Alhamdulillah, ini adalah anugerah. Anak kami, Moh. Gozi Hafifillah, bisa menyelesaikan studi dengan predikat terbaik. Ini kami persembahkan untuk almarhumah ibunya, Suci, yang selalu mendoakan,” ungkap pihak keluarga.
Ada kebahagiaan yang tak mampu sepenuhnya diungkapkan dengan kata-kata. Ada pula kerinduan yang tak bisa terobati, meski sebuah prestasi telah berhasil diraih. Sebab, di momen sepenting ini, kehadiran seorang ibu tentu menjadi hal yang paling dirindukan.
Kebahagiaan tersebut turut dirasakan keluarga besar di Kalianget dan Kepanjin, Kota Sumenep. Mereka menyampaikan selamat dan doa agar Gozi menjadi pribadi berilmu, berakhlak, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bagi Gozi, wisuda ini bukan hanya tentang gelar dan penghargaan. Ada cinta seorang ibu yang selalu hidup dalam kenangan, ada doa keluarga yang mengiringi perjuangan, dan ada keberhasilan yang ingin ia persembahkan kepada sosok yang kini hanya bisa dipeluk melalui doa.
Selamat dan sukses, Moh. Gozi Hafifillah. Semoga ilmu yang diraih menjadi berkah dan bermanfaat. Semoga pula almarhumah Suci mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Amin.man
Editor : Redaksi