DPRD Kota Kediri Berikan Rekomendasi di Pansus PD Pasar

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Panitia khusus (pansus) DPRD Kota Kediri menyepakati pemberian waktu minimal dua tahun kepada jajaran direksi Perumda Pasar Joyoboyo untuk menjalankan rekomendasi pembenahan. Rekomendasi ini diharapkan bisa menyelesaikan polemik pengelolaan pasar di Kota Kediri.

Anggota DPRD dari Partai Demokrat, Ashari, mengatakan pansus yang digelar di Surabaya dengan agenda Evaluasi Kinerja Perumda Pasar Joyoboyo menyepakati untuk memberi kesempatan direksi melakukan pembenahan selama dua tahun ke depan.

Beberapa hal yang menjadi rekomendasi antara lain penegakan aturan penggunaan kios dan lapak secara tegas dan konsisten, penertiban pedagang kaki lima di sekitar pasar, serta revitalisasi bangunan dan fasilitas untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat.

Pansus juga meminta Pemerintah Kota Kediri lebih sering menggelar kegiatan masyarakat di dalam pasar. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan dan menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di pasar tradisional.

Pada aspek pendapatan, pansus meminta percepatan pemasangan palang pintu otomatis untuk mendukung transparansi penerimaan pasar. Sementara dalam pengelolaan aset, diperlukan kajian restrukturisasi yang mencakup aset milik pemerintah kota, kecamatan, maupun hak milik pribadi.

Pembenahan juga menyasar sumber daya manusia. Jumlah karyawan Perumda Pasar Joyoboyo diminta disesuaikan dengan rencana bisnis dan kebutuhan organisasi serta kompetensi masing-masing.

Poin kedelapan yang menjadi pengikat seluruh agenda tersebut adalah, jajaran direksi diberi waktu minimal dua tahun untuk memastikan rekomendasi dilaksanakan dengan baik.

“Kesempatan tersebut semestinya diikuti dengan komitmen untuk tidak mengganti direksi selama periode pembenahan berlangsung,” kata Ashari, Selasa, (13/10/2026).

Menurut dia, percuma pansus membahas berbagai persoalan pengelolaan pasar dan menyusun rekomendasi apabila direksi Perumda justru diganti sebelum rekomendasi tersebut dijalankan.

Persoalan pengelolaan pasar di Kota Kediri mencuat setelah lebih dari 200 pedagang Pasar Bandar menghentikan aktivitas jual beli pada awal September 2026. Mereka memprotes sejumlah kebijakan yang dinilai memberatkan, termasuk persoalan pungutan masuk pasar, biaya kios, dan perubahan mekanisme akses.

Protes kemudian meluas ke pedagang dari pasar lain. Pada 21 September 2026, pedagang dari Pasar Bandar, Pasar Pahing, dan Pasar Setono Betek mendatangi DPRD serta Balai Kota Kediri. Tuntutan mereka tidak hanya berkaitan dengan biaya, tetapi juga sistem penggunaan kios dan evaluasi terhadap kepemimpinan Perumda.

Perumda Pasar Joyoboyo sebelumnya menjelaskan bahwa tarif jasa pelayanan mengacu pada SK Direksi Nomor 5 Tahun 2023 dan Peraturan Wali Kota Kediri Nomor 27 Tahun 2022. Pengelola juga menyatakan bahwa pemasangan palang pintu otomatis merupakan bagian dari upaya menertibkan parkir dan meningkatkan transparansi pendapatan. Kdr

Berita Terbaru

Kapolres Blitar Turun Langsung Pantau Pelayanan Lalu Lintas 

Kapolres Blitar Turun Langsung Pantau Pelayanan Lalu Lintas 

Senin, 26 Okt 2026 12:35 WIB

Senin, 26 Okt 2026 12:35 WIB

SURABAYA PAGI. Com, Blitar- Kapolres Blitar AKBP Ardhy Ardhy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H. hari ini Senen 26 Oktober 2026 turun langsung memantau…

Kantor Imigrasi Blitar Hadirkan Pelayanan Pasporia

Kantor Imigrasi Blitar Hadirkan Pelayanan Pasporia

Senin, 26 Okt 2026 12:33 WIB

Senin, 26 Okt 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Kembali lagi Kantor Imigrasi Blitar terus melakukan upaya pelayanan keimigrasian kepada masyarakat melalui  PASPORIA (Paspor Ceria). …

Suami Siri Dini Ditangkap, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

Suami Siri Dini Ditangkap, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

Senin, 26 Okt 2026 10:06 WIB

Senin, 26 Okt 2026 10:06 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Polisi menangkap DBM alias Bagus, terduga pelaku pembunuhan disertai mutilasi terhadap Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di…

PT Timah Pertimbangkan Opsi Buyback Saham

PT Timah Pertimbangkan Opsi Buyback Saham

Senin, 26 Okt 2026 07:52 WIB

Senin, 26 Okt 2026 07:52 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Timah (Persero) Tbk (TINS) tengah mempertimbangkan opsi pembelian kembali (share buyback) saham sebagai salah satu alternatif strategi…

Pembangunan 259 Gerai Koperasi Merah Putih di Gresik rampung

Pembangunan 259 Gerai Koperasi Merah Putih di Gresik rampung

Senin, 26 Okt 2026 07:51 WIB

Senin, 26 Okt 2026 07:51 WIB

SURABAYAPAGI.com - Sebanyak 259 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, telah selesai dibangun hingga 19 Oktober…

Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah

Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah

Senin, 26 Okt 2026 07:49 WIB

Senin, 26 Okt 2026 07:49 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan peningkatan produksi perlu diikuti kemampuan pemerintah menyerap hasil panen, sehingga…