Pemkab Ngawi Pangkas Perjalanan Dinas dan Seremonial Menyusul Efisiensi APBD 2027

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana Alun-alun Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. SP/ NGW
Suasana Alun-alun Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. SP/ NGW

i

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Menyusul kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi, bakal mengurangi perjalanan dinas hingga kegiatan seremonial, lantaran pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 

Diketahui, Kabupaten Ngawi tahun 2027 disebut mengalami penyesuaian sekitar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pagu APBD mengalami penyesuaian seiring dengan berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat. Dia menyebut, jika pada 2026 pagu APBD berada di angka sekitar Rp2,07 triliun, pada 2027 jumlahnya disesuaikan menjadi sekitar Rp2,03 triliun.

"Dari pagu APBD tahun 2026, ada kekurangan atau disesuaikan kurang lebih 30 persen dari Rp2,07 triliun. Karena dana transfernya agak berkurang, akhirnya jadi sekitar Rp2,03 triliun," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ngawi, Sodiq Triwidiyanto, Selasa (03/11/2026).

Lebih lanjut, Sodiq menjelaskan pemerintah daerah tetap memprioritaskan target pembangunan serta pelayanan publik yang menjadi kebutuhan utama masyarakat meski dana transfer mengalami penurunan. Oleh karena itu, efisiensi anggaran dilakukan secara terarah pada sejumlah pos belanja tertentu.

Selain mengandalkan dana transfer, Pemkab Ngawi juga menaruh perhatian pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) serta Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk menopang keuangan daerah. Sodiq menilai sektor pertanian, perdagangan, serta jasa pertanian dan industri kini semakin berkembang dan menjadi penggerak utama perekonomian masyarakat.

 
"Efisiensinya di perjalanan dinas kita kurangi, makan minum juga kita kurangi, penyelenggaraan acara-acara juga kita kurangi. Sehingga itu bisa memberikan prioritas lebih kepada pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat, intinya itu," jelasnya.

Menurutnya, investasi di kawasan industri turut memberikan dampak ikutan (multiplier effect) yang luas bagi perekonomian lokal. Dampak tersebut antara lain terlihat dari tumbuhnya usaha kos-kosan, jasa laundry, hingga warung makan. Di sisi lain, Sodiq menegaskan penurunan dana transfer tidak akan membuat Pemkab Ngawi serta-merta menaikkan tarif retribusi. ng-01/dsy

Berita Terbaru

Perketat MBG Sehat dan Layak, Pemkab Probolinggo Ingatkan SPPG Tertib Kelola Sampah

Perketat MBG Sehat dan Layak, Pemkab Probolinggo Ingatkan SPPG Tertib Kelola Sampah

Rabu, 04 Nov 2026 13:29 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai upaya agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kondisi sehat dan layak kepada siswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Tekan Inflasi Tembus 3,66 Persen: Pemkot Madiun Perkuat Koordinasi Stok Pangan

Tekan Inflasi Tembus 3,66 Persen: Pemkot Madiun Perkuat Koordinasi Stok Pangan

Rabu, 04 Nov 2026 13:15 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Hingga September 2026, inflasi year on year (yoy) di Kota Madiun tercatat mencapai 3,66 persen sehingga fenomena kenaikan inflasi…

19.030 Warga Magetan Idap Hipertensi, Dinkes: Mayoritas Lansia Rentang Usia 50-59 Tahun

19.030 Warga Magetan Idap Hipertensi, Dinkes: Mayoritas Lansia Rentang Usia 50-59 Tahun

Rabu, 04 Nov 2026 13:09 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Hingga September 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan mencatat sebanyak 19.030 warga Magetan, terdeteksi mengidap hipertensi atau…

Heboh! Penemuan Artefak Jobong Kuno di Lahan Pembangunan Milik Warga Jombang

Heboh! Penemuan Artefak Jobong Kuno di Lahan Pembangunan Milik Warga Jombang

Rabu, 04 Nov 2026 13:04 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Baru-baru ini, warga di Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang mendadak heboh pasca adanya penemuan benda yang…

Perluas Akses Hunian Layak, Pemkab Jombang Kebut Penanganan Program RTLH

Perluas Akses Hunian Layak, Pemkab Jombang Kebut Penanganan Program RTLH

Rabu, 04 Nov 2026 12:55 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Guna meningkatkan kualitas hunian masyarakat melalui percepatan penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Pemerintah Kabupaten…

Anggaran Rp900 Juta, Pemkab Jombang Matangkan Lapak Sementara Pasar Cukir

Anggaran Rp900 Juta, Pemkab Jombang Matangkan Lapak Sementara Pasar Cukir

Rabu, 04 Nov 2026 12:24 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Guna mematangkan pembangunan lapak semipermanen Pasar Cukir, Kecamatan Diwek, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang mulai…