SURABAYA PAGI.com, Kediri - Menjelang babak playoff Liga 2 2017, kesebelasan Persik Kediri melakukan pergantian pelatih. Posisi pelatih Bejo Sugiantoro terpaksa diganti dengan pelatih Riono Asnan. Bejo Sugiantoro terpaksa diganti oleh manajemen karena harus mengikuti pelatihan lisensi kepelatihan B-AFC dimana sebelumnya Bejo masih berstatus C- AFC. Jadwal pelatihan selama kurang lebih 1 bulan otomatis membuat Bejo berhalangan mengawal dan melatih punggawa Persik Macan Putih. "Ini yang saya takutkan, waktu kepelatihan lisensi B-AFC saya bersamaan dengan jadwal playoff sehingga saya harus mengundurkan diri melatih Persik," ucap Bejo usai menghadiri sesi terakhir latihan di Stadion Brawijaya, Jalan Ahmad Yani Kota Kediri, Selasa, (3/10/2017). Hal ini tentu saja menepis isu tak sedap dikalangan persikmania bahwa Bejo dberhentikan oleh manajemen karena kurang puas dengan kinerjanya. "Itu kan pandangan orang, saya terserah apa kata orang, yang jelas surat rekomendasi PSSI juga sudah diterima sekertariat Persik. Saya juga berat meninggalkan tim ini, karena saya merasa bertanggung jawab dengan Persik ini," tegas Bejo. Anang Kurniawan, Manajer Persik Kediri mengatakan, dilepasnya Bejo bukan karena hal yang aneh aneh, namun lebih karena jadwal pelatihan lisensi pelatih B-AFC. "Tidak ada dan tidak benar kalau Bejo dilepas atau diberhentikan, semuanya murni karena jadwal Bejo yang bersamaan dengan playoff, apalagi saat ini persik akan all out jadi, persik tetap jalan dengan pelatih baru Riono Asnan," tegas Anang. Sementara itu, Riono Asnan, pelatih yang pernah melatih kesebelasan Persebaya, Persijap dan mantan pemain nasional era 80 an ini melihat Persik Kediri merupakan pemain yang sudah siap tarung dengan skill yang mempuni. Namun permasalahan mental yang menjadi masalah utama dan perlu diperhatikan lebih intensif. "Persik ini kemampuannya sudah bagus, namun karena pemain muda, mentalnya perlu diperhatikan lebih, apalagi Liga 2 termasuk liga yang keras dan jelang playoff," jelas Riono. Persik Kediri sendiri akan melakoni babak play-off Liga 2 2017 akan digelar di empat kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Fase ini akan diikuti 16 tim yang akan memperebutkan lima tiket untuk bertahan di Liga 2 2018. Persik Kediri tergabung di Grup B bersama PSIR Rembang, Yahukimo FC, dan PS Timah Bangka Belitung. Pertandingan grup ini dimainkan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, 11 Oktober mendatang. Can
Editor : Redaksi